Home » Berita Utama » SK Dukungan PAN Diragukan
SK Dukungan PAN Diragukan
Oskar R Paudi

SK Dukungan PAN Diragukan

SALAKAN-Legalitas SK DPP PAN kepada pasangan Irianto Malingong dan Hesmon Pandili (Irhes) menuai pro kontra.  Pasalnya, tanggal dikeluarkannya SK dengan kedatangan Ketua Umum (Ketum) PAN, Zulkifli Hasan dari luar negeri tidak singkron. Tanggal dikeluarkannya SK pada 8 September lengkap dengan materai serta tanda tangan Ketum beserta sekretaris jenderal (Sekjen). Sedangkan Ketum dikabarkan tiba di Indonesia keesokan harinya tanggal 9 September. Saat dikonfirmasi, Ketua DPW PAN Sulteng, Oskar R Paudi mengaku tidak tahu menahu mengenai persoalan tersebut. “Saya tidak tahu,” ungkap Oskar, Minggu (18/9).
Menurutnya, SK tersebut mungkin sudah tidak akan bermasalah lagi. “Mungkin, mungkin saja sudah tidak bermasalah lagi,” pungkasnya singkat. Jawaban mengambang juga dilontarkan Plt Ketua DPD PAN Bangkep, Kristanto Apit. “Nanti dilihat saja saat pendaftaran,” ucapnya akhir pekan lalu. Rumor tersebut tak membuat keyakinan kubu Irhes goyah. Mereka memastikan bahwa proses perebutan tiket perahu PAN telah selesai dengan dikeluarkannya SK Nomor: PAN/A/Kpts/KU-S1/7/IX/2016 tertanggal 8 September. “Ah sudah selesai, tidak ada lagi masalah,” tegas Ketua DPD Nasdem Bangkep, Rudy Pakaya selaku parpol koalisi Irhes, Sabtu (17/9). Calon wakil Bupati Hesmon Pandili mengaku telah menerima perintah langsung dari Sekjen PAN untuk segera menindaklanjuti SK tersebut. “Pak Sekjen memerintahkan kami langsung untuk menindaklanjuti SK dan mempersiapkan segala persyaratan administrasi pendaftaran di KPU nanti. Kami yakin tidak akan terganjal,” ungkap Hesmon. Informasi yang dihimpun koran ini, ditingkat DPP rival politik Irhes, yakni Zainal Mus dan calon petahana Lania Laosa masih terus melakukan lobi-lobi. Terkait itu, Staf Khusus Zainal Mus, Mustakim La Adee menyatakan pihaknya masih terus berupaya berburu koalisi sebanyak-banyaknya, termasuk PAN. “Iya, SK PAN kabarnya sudah resmi ke Irhes. Tapi beberapa waktu lalu kami juga menemui pimpinan wilayah (Oskar,Red). Hanya saja bagaimana perkembangan terakhir saya belum tahu,” katanya. Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Bangkep, Lania Laosa terkesan tidak begitu tertarik dengan PAN. Ditanya soal itu, dia justru menjawab menomorsatukan perahu partainya. “Iya, kami masih sementara terus berjuang berburu perahu. Tapi terkait itu Golkar menjadi target utama saya,” pungkasnya.(man)

About uman