Home » Metro Luwuk » Wajah Maba Pucat Pasih, Tak Ingin ada Kekerasan
Wajah Maba Pucat Pasih, Tak Ingin ada Kekerasan
Mahasiswa Baru (Maba) saat pra perkenalan kehidupan kampus terlihat tegang.

Wajah Maba Pucat Pasih, Tak Ingin ada Kekerasan

WAJAH para Mahasiswa Baru (Maba) terlihat tegang. Wajah polos itu seakan penuh harap tidak ada lagi kekerasaan selama pelaksanaan kegiatan bernama ‘pengenalan kampus’ tersebut.

LAPORAN : AFRIANI HAMZAH/ANDY ARDIN LUWUK POST

KEGIATAN perdana pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PK2 Maba) Universitas Tompotika (Untika) Luwuk, berlangsung Kamis (15/9). Sejumlah mahasiswa tampak terlihat tegang. Bahkan ada diantaranya pucat pasih.
Wajar saja, masih tertanam rasa takut mereka tentang sistem kekerasan yang sering kali dilakukan oleh mahasiswa senior setiap pelaksanaan pengenalan kampus, yang dulunya dikenal dengan sebutan Ospek.
Harapan tidak adanya kekerasan fisik dalam pelaksanaan PK2 Maba Untika kali ini mulai diutarakan oleh sebagian maba. Salah seorang Maba, Febri Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini berharap bisa melewati kegiatan PK2 Maba tanpa adanya kekerasan fisik yang dilakukan oleh mahasiswa seniornya. Meski demikian, sifat tegas mahasiswa senior untuk membentuk kedisiplinan maba tidak menjadi persoalan.
Terpisah, maba Fakultas Hukum, Aryo, mengungkapkan kegiatan PK2 Maba adalah kewajiban yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa. Namun, wacana sistem kekerasan mahasiswa senior yang seringkali didengar di lingkungan masyarakat menjadi pertimbangan tersendiri bagi maba untuk mengikuti kegiatan tersebut. Namun, dengan adanya aturan Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), sekaligus adanya penegasan dari pihak universitas terkait tidak adanya lagi sistem kekerasan membuat Aryo berani untuk mengikuti PK2 Maba tahun ini.
Meskipun aturan baru telah diterapkan wajah-wajah maba tetap terlihat tegang, masih terbayang-terbayang jika ospek akan diterapkan di tiap Fakultas nanti, dan seluruh maba yang mengikuti perkenalan kehidupan kampus berdoa dan berharap agar tidak terjadi kekerasa jika diserahkan ke fakultas. (*)

About uman