Home » Kampus » Pentingnya Jiwa Wiraswasta bagi Mahasiswa
Pentingnya Jiwa Wiraswasta bagi Mahasiswa
Muh. Gifari Sono

Pentingnya Jiwa Wiraswasta bagi Mahasiswa

LUWUK-Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, Moh. Gifari Sono, mengakui pentingnya jiwa wiraswasta yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa.
“Menumbuhkan jiwa wiraswasta kepada mahasiswa itu harus. Jadi mahasiswa ke depannya tidak lagi mencari lapangan kerja, tapi bisa menciptakan lapangan kerja,” ungkapnya, Jumat (16/9).
Di Unismuh Luwuk, lanjut Gifari, jiwa wiraswasta telah lama diterapkan kepada mahasiswa, baik melalui mata kuliah kewirausahaan, pengantar bisnis, serta praktik-praktik dalam hal pemanfaatan bahan limbah yang kemudian bisa bernilai ekonomi.
Meski demikian, untuk menumbuhkan jiwa wiraswasta tergantung kemauan masing-masing mahasiswa. Pasalnya, ada sebagian mahasiswa yang kemudian berbenturan dengan modal, pengetahuan, keberanian, hingga pada orang tua mahasiswa itu sendiri. “Kan ada sebagian mahasiswa itu dituntut oleh orang tuanya agar menjadi pegawai negeri. Nah, inilah yang kemudian menjadi persoalan,” jelasnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi 1 DPRD Banggai, Irwanto Kulap, melalui amatannya selama ini mengungkapkan, lulusan dari universitas lokal mayoritas pola pikirnya ingin menjadi pegawai negeri. Sehingganya, setelah lulus atau diwisuda, mereka kebanyakan terlihat membawa map berisi berkas ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
“Saya melihat dari beberapa lulusan seluruh universitas di kabupaten Banggai, belum ada arahan kewirausahaan. Setelah lulus, nyaris semua alumni hanya menginginkan jadi pegawai negeri. Nah, di sinilah salah satu persoalan terjadinya pengangguran. Jadi bagaimana kebiasaan dari seluruh alumni ini diubah menjadi mainstream entrepreneur (kewirausahaan). Bukan sebagai pegawai negeri sipil,” pungkasnya. (and)

About uman