Home » Berita Utama » Pekan Depan, Polres Gelar Perkara
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara
AKP Egidio

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara

LUWUK-Reserse Kriminal Polres Banggai akan melakukan gelar perkara di Mapolda Sulteng terkait kasus segmen Bubung-Simpong. Gelar perkara akan difokuskan pada perhitungan kerugian negara akibat master plan segmen Bubung-Simpong tersebut.
“Pekan depan sudah dilaksanakan gelar perkara di Polda Sulteng. Kami akan fokus untuk menghitung kerugian negara,” ungkap Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Egidio F Alfamantar, Jumat (16/9).
Ditanya soal penetapan tersangka, Ia menyatakan, pihaknya belum bisa fokus ke penetapan tersangka. “Kami pasti akan informasikan ke rekan-rekan media, kalau sudah ada penetapan tersangkanya,” katanya.
Ia juga enggan membeber calon tersangka. Saat ini pihaknya fokus menghitung kerugian negara.
Sebelumnya, ketika Reskrim Polres Banggai dinahkodai AKP Karel A Peah, kasus tersebut sudah masuk dalam tahapan penyidikan. Bahkan, calon tersangka hampir ditetapkan, namun pada saat itu masih sempat ditunda. “Saya tidak tidak bisa berkomentar persoalan itu. Untuk kasus Bubung-Simpong akan dilakukan gelar perkara, tapi bukan penetapan tersangka, melainkan menghitung kerugian negara,” tandas Edigio.

Polres akan Lengkapi Berkas Perkara

Sementara itu, penyidik Reserse Kriminal Polres Banggai akan terus berupaya melengkapi berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan DVOR/DME (Doppler VOR/ Distance measuring equipment) Bandara Syukuran Aminuddin Amir. Berkas perkara itu sudah keempat kalinya dikembalikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Banggai.
Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Egidio F Alfamantar, mengatakan, pihaknya akan berusaha melengkapi berkas yang dikembalikan jaksa sehingga kasus tersebut masuk ke meja hijau. “Iya, berkas kasus DVOR/DME dikembalikan lagi oleh Jaksa. Kami masih lengkapi,” katanya, Jumat (16/9).
Meski mengaku intens menjalin komunikasi dengan jaksa, Edigio enggan membeberkan kekurangan berkas itu.”Belum bisa dipublis, karena akan menganggu kerja-kerja penyidik,” tandas Edigio.
Sebelumnya desas-desus berkembang, bakal ada penambahan tersangka dalam kasus ini. Yakni salah satu pejabat teras di lingkungan Pemda Banggai.(awi/van)

About uman