Home » Berita Utama » Risal Batal Nyalon
Risal Batal Nyalon
Risal Arwie

Risal Batal Nyalon

SALAKAN—Sepekan jelang dibukanya pendaftaran cabup dan cawabup oleh KPU, Golkar Bangkep kembali merubah sikap. Hal itu terlihat melalui bongkar pasangan balon wakil bupati yang akan mendampingi Ketua DPD II Golkar Bangkep, Lania Laosa berlaga di pilkada serentak tahun 2017 mendatang.
Setelah sebelumnya menunjuk Muh Risal Arwie, Golkar akhirnya mengincar Abubakar Nopan Saleh. Padahal sebelumnya Lania telah menyatakan sikap bertarung bersama rekan sejawatnya diinternal beringin rindang, Muh Risal Arwie. Bahkan, baliho paket kandidat Lania-Risal telah terpajang di sejumlah titik kota Salakan sebagai bukti kesiapan keduanya.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh konfirmasi dari pihak bupati Bangkep itu.
Tapi, Muh Risal Arwie mengakui Golkar tak lagi memilihnya.
Perubahan komposisi tersebut merupakan hasil kesepakatan DPD II Partai Golkar Bangkep. Mengingat Lania maupun Risal adalah pengurus beringin. “Itu keputusan bersama dalam rapat internal pengurus Golkar. Nopan kami pilih karena beberapa pertimbangan yang sifatnya politis dan strategis,” jelas Ketua Harian DPD Golkar Bangkep ini, akhir pekan lalu.
Kondisi tersebut, tegas Risal, tidak akan menimbulkan kekecewaan kepada simpatisan Golkar terutama kepada dirinya. “Ini bagian dari upaya pemenangan Golkar. Informasi ini sudah disampaikan juga kepada simpatisan saya. Mereka tidak mempermasalahkannya, malahan memberikan dukungan atas langkah politik ini,” katanya.
Menurutnya, Nopan merupakan figur ideal untuk mendampingi Lania. “Dia memiliki pengalaman birokrasi. Sedangkan pak Lania berkemampuan dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. Mereka berdua ideal,” nilai Risal.
Dia optimistis, kehadiran Nopan akan membuka peluang kemenangan yang lebih besar karena basis politik keduanya tersebar di seluruh wilayah se-kabupaten Bangkep.
“Keduanya memiliki potensi kemenangan besar  jika menyatu. Karena masing-masing memiliki basis masa ril dan merata di semua kecamatan,” kata Risal.
Diketahui, sejauh ini Lania telah tiga kali melakukan bongkar pasang balon wakil bupati. Sebelum Risal dan Nopan Saleh, Ketua DPD Golkar Bangkep itu dikabarkan telah meminang H. Rusli Banun.
Terpisah, pengamat politik Bangkep, Kharudin menilai, kondisi tersebut merupakan langkah politik yang tepat. Sebab, Lania dan Risal memiliki dukungan oleh suplai kekuatan politik yang sama sebagai kader Golkar.
“Tidak akan terlalu efektif jika Lania dan Risal tampil sebagai pasangan calon. Garis pendukung keduanya ada di jalur yang sama,” nilai Kharudin.
Akan berbeda, sambungnya, ketika Lania dipasangkan dengan Nopan Saleh dengan garis politik yang berbeda. “Simpatisan pendukung keduanya akan semakin gemuk sehingga potensi kemenangan mereka pun  bisa semakin besar,” pungkas Kharudin. (wan)

About uman