Home » Berita Utama » 4 Unit Pick Up Ludes Terbakar
4 Unit Pick Up Ludes Terbakar
Empat unit mobil pick up ludes terbakar setelah gudang Rudy Jaya di Kilometer 5 dilalap api, Senin (12/9) sekira pukul 13.00 Wita.

4 Unit Pick Up Ludes Terbakar

LUWUK-Peristiwa kebakaran kembali terjadi. Kali ini si jago merah melalap Gudang Toko New Rudy Jaya di Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Senin (12/9). Peristiwa yang terjadi siang bolong sekira pukul 13.00 Wita itu mengagetkan warga Kilometer Lima yang tengah beraktivitas mengurus hewan kurban di masjid. Tak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Tapi, empat unit mobil pick up yang sering digunakan untuk mengantar jemput barang-barang elektronik ludes dilalap si jago merah.
Informasi dihimpun, api berasal dari bagian belakang gudang. Api cepat menjalar dan meratakan gudang kemudian merembet ke rumah kosong di sebelahnya. Beruntung hanya sekira tiga menit setelah api menjalar, 5 unit pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi dan memadamkan api.
Meski petugas pemadam cukup sigap. Tapi gudang rata dengan tanah dan rumah di sebelahnya tak terselamatkan. Bahkan, kantor PT Astima Konstruksi hampir saja ikut dilalap api. “Di dalam gudang ada 4 mobil bak terbuka yang sudah hangus terbakar. Ada yang  mobil carry dan L 300,” kata Kurniawan Firmansyah. Kata dia, saat kebakaran sopir mobil itu sementara pulang lebaran idul adha ke Toili, sehingga saat kebakaran tidak ada orang dalam gudang tersebut.
Saat kebakaran jalan kilometer 5 yang biasanya ramai, sepi pengunjung. Warga masih merayakan lebaran idul adha 1437 hijriah. Tak sedikit yang masih mengurus hewan kurban untuk bagikan kepada yang berhak menerima. Suasana yang sepi itu mendadak gaduh karena teriakan kebakaran. “Terdengar ada warga yang teriak kebakaran,” tuturnya.
Soal penyebab kebakaran, Ia mengaku tidak tahu. Tapi menurut dugaannya bisa saja karena korsleting listrik. Apalagi saat kejadian tidak ada orang di dalam gudang.
Sementara itu, Syahrudin, warga Maahas, Ia tiba di lokasi saat api sudah membesar. Tapi, belum ada warga yang menghubungi petugas pemadam kebakaran. Setelah menghubungi petugas, Ia bersama warga lainnya lalu memadamkan api. Tapi karena cuaca panas dan tiupan angin tak mampu dikendalikan, api terus membesar.
Syahrudin juga mengungkapkan sebelum api meratakan gudang, seorang warga mengaku melihat ada orang yang membakar sampah tak jauh dari lokasi. “Biar pak polisi saja yang cari tahu betul atau tidaknya informasi itu. Karena saya datang juga sudah separuh gudang terbakar,” tuturnya.
Salah satu karyawan Toko Rudy Jaya mengungkapkan saat kebakaran tidak ada karyawan yang tahu. Bahkan, pemilik gudang juga tengah berlibur ke Toili Barat. “Pemiliknya ada ke Toili, tapi sekarang sudah dalam perjalanan pulang,” ungkap wanita muda yang enggan menyebutkan namanya itu.
Ia mengatakan gudang tersebut tidak ditinggali. Tak ada listrik ataupun dapur.
Wanita ini juga menjelaskan ada empat mobil dalam gudang yang masih berfungsi baik. Yakni, 2 buah mobil carry dengan nomor polisi DN 8160 VR dan DN 8025 CN, 1 buah mobil mitsubishi colt DN 8160 CP dan kijang krista DN 406 C. “Semua mobil ini masih jalan bagus,” tuturnya.
Kondisi empat kendaraan itu terbakar, dua mobil carry hangus bagian depan. Tapi,  paling parah adalah mobil kijang krista. Tinggal menyisahkan rangka besi.
Pemadam Kebakaran (Damkar) mendapatkan informasi sekira pukul 13.30 Wita.  Sebanyak lima armada dengan tiga pasukan, masing masing berjumlah 20 orang.
Kepala Badan (Kaban) Badan Penanggulangan Bencana Alam dan Damkar, Rensly Saadjad, menyatakan, pihaknya sudah berusaha maksimal memadamkan api. Tapi, warga yang terlambat menghubungi pemadam, sehingga pihaknya terlambat ke lokasi.
Penyebab Kebakaran
Masih Diselidiki
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Egidio yang tiba di lokasi bersama tim identifikasi mengatakan akan mempelajari kasus itu. Ia menjelaskan masih harus mengambil beberapa keterangan dari karyawan dan saksi mata. “Kita akan selidiki dulu, kumpulkan keterangan saksi dan barang bukti,” jelasnya.
Diketahui, kebakaran yang menimpa Toko Rudy Jaya bukan kali pertama. Sebelumnya, di akhir tahun 2015 juga terjadi di toko yang terletak di Jalan Samratulangi (samping Polres Banggai). Setelah kebakaran itu, pemilik toko kemudian mendirikan bangunan besar di wilayah kelurahan Maahas, tak jauh dari lokasi kebakaran kemarin.
Kasat Reskrim Edigio, mengimbau masyarakat mewaspadai kebakaran. Sebab, musim panas dan angin kencang yang terjadi beberapa pekan terakhir bisa menjadi pemicu.
Sepekan terakhir, tiga amukan si jago merah sudah melahap Toko Timur Terang, sebuah rumah di Koyoan dan kemarin gudang Toko New Rudy Jaya. (awi/tr-52/van)

About uman