Home » Luwuk Utara-Timur » Salah Berlabuh Berbuntut pada KP3
Salah Berlabuh Berbuntut pada KP3
Kapal asal Banggai Kepulauan (Bangkep) berlabuh dan melakukan bongkar muat di pantai kilo 5 Kelurahan Maahas Kecamatan Luwuk Selatan, sekitar pukul 16.30 Wita. Tindakan tersebut dianggap salah, karena pantai Kilo 5 bukan pelabuhan.

Salah Berlabuh Berbuntut pada KP3

LUWUK SELATAN – Kapal asal Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Selasa (6/9) kemarin melakukan bongkar muat di pantai Kilolima Kelurahaan Maahas. Aktivitas itu ternyata berbuntut panjang, menyusul disikapi serius oleh KP3.
Kapal bermuatan batang kelapa itu ternyata milik oknum Jaksa Bangkep. Dihadapan petugas KP3, oknum Jaksa bernisial P itu berkelit. “Benar batang kelapa itu milik saya. Tapi saya tidak mengetahui jika kapal ini melakukan pembongkaran di tempat ini,” jawab oknum jaksa tersebut.
Wawancara terpisah Lurah Maahas Andi Rustam terlihat geram. Sekalipun kapal tersebut memiliki dokumen lengkap, namun dianggap telah menyalahi aturan berlabuh.
“Jelas bersalah. Makanya saya langsung melaporkan ke pihak berwenang untuk diproses. Sebagai Lurah saya hanya menertibkan, apalagi sudah mengganggu kenyamanan orang banyak. Jika memang bersalah saya kira bisa diproses secara hukum meskipun itu milik oknum jaksa,” tegasnya.
Wakil Bupati Mustar Labolo yang kebetulan lewat langsung bertandang di lokasi. Dia pun sempat memberi argumen. “Asalkan jangan pura-pura tidak paham aturan. Masa kapal harus membongkar muatannya di pantai wisata Kilolima,” tanya Mustar.
Politisi Demokrat ini menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang untuk memproses lebih lanjut. “Jika memang bersalah, mestinya diproses secara hukum. Saya kira pihak kepolisian paham benar tentang aturan-aturan yang berlaku saat ini dan saya percaya kepada pihak kepolisian bisa mengatasi hal-hal tersebut,” tutupnya. (tr-52)

About uman