Home » Banggai Kepulauan » Penanganan Kasus Mangrove Disoroti
Penanganan Kasus  Mangrove Disoroti
Mangrove yang ditanam BPLH Kabupaten Bangkep.

Penanganan Kasus Mangrove Disoroti

SALAKAN– Polres Bangkep kembali mendapat sorotan miring. Kali ini berkaitan dengan lambannya penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan dan penanaman bibit mangrove yang bernilai ratusan juta rupiah di Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH).
Satuan Reserse Kriminal (SatReskrim) Polres Bangkep, dinilai tak serius menangani dugaan kasus mangrove tersebut.
“Kasus ini sudah lama di meja polisi, sayangnya belum jelas sejauh mana penanganannya sekarang,” pungkas Yahya Amid Sipatan, aktifis dari salah satu LSM di Kabupaten Bangkep, Kamis (25/8).
Yahya khawatir, apabila terus di diamkan kasus ini tidak akan tertangani lagi secara hukum. “Ini ironis. Jika dibiarkan kasus ini pasti akan terkubur. Padahal sinyalemen atas adanya kerugian negara dari kasus ini sangat kental,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bangkep, Hasanuddin saat dikonfirmasi, membantah dengan tegas tudingan tersebut. “Kami tetap menseriusi masalah ini,” tegas Hasanudin.
Lambannya penanganan perkara ini, kata Hasanudin, tidak dijendralisir sebagai bentuk ketidakseriusan pihaknya. “Unit Tipikor masih fokus pada penyelesaian dugaan kasus korupsi di balik pengadaan mesin kerupuk ikan di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangkep. Selesai kasus ini, baru kasus lainnya termasuk dengan kasus mangrove akan ditangani,” tutur Hasanudin.
Seperti diketahui pengadaan dan penanaman bibit mangrove yang ditangani BPLH Kabupaten Bangkep dianggap bermasalah karena banyak yang ditemukan mati di area tanam setelah beberapa waktu ditanam. (wan)

About uman