Home » Berita Utama » Napi Narkoba Bebas Berkeliaran
Napi Narkoba Bebas Berkeliaran
Seorang napi narkoba diduga berada di rumah makan Pawon Djawa, Kelurahan Karaton, Kamis (25/8) sekira pukul 12.30 Wita.

Napi Narkoba Bebas Berkeliaran

LUWUK-Ada apa dengan sistem pengamanan Lapas Kelas IIB Luwuk. Pasalnya, seorang yang diduga narapidana kasus narkoba berinisial U, terlihat di rumah makan Pawon Djawa, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kamis (25/8) sekira pukul 12.30 Wita.
Napi yang divonis 4 tahun hukuman penjara itu, tengah duduk bersama seorang pria yang belakangan diketahui adalah temannya, berinisial BG. Entah apa yang mereka lakukan. Namun, pertemuan itu tidak berlangsung lama. Mereka langsung pergi, tanpa mencicipi makanan terlebih dahulu.
Menurut sumber terpercaya koran ini, mereka datang menggunakan mobil Avansa berwarna putih dan langsung masuk ke dalam rumah makan Pawon Djawa. Awalnya, Ia tidak percaya, jika yang keluar dari mobil itu adalah U. Sebab, kata dia, U sedang diganjar hukuman penjara karena kasus narkoba.
“Saya memang tidak percaya, karena tidak mungkin napi bisa keluar bebas bagitu. Tapi saya perhatikan terus. Dan saya yakin, bahwa laki-laki itu adalah U,” ungkapnya.
Saat itu, lanjut dia, ada dua mobil yang parkir di depan rumah makan. Sementara, mobil yang mereka tumpangi diparkir di antara rumah makan dan hotel. Sekira 30 menit mereka berbincang-bincang, tiba-tiba datang lagi mobil Avansa warna hitam. Kedatangan mobil avansa itu membuat mereka tidak tenang.
“Jadi waktu mobil avansa hitam itu datang, mereka langsung pergi tanpa makan dulu. Tapi saya juga tidak tahu, apakah mereka pesan makanan atau hanya duduk ngobrol saja,” bebernya.
Dikatakan, apapun alasannya, seorang napi yang keluar dari dalam Lapas harus didampingi sipir, tak bisa dibiarkan begitu saja. “Saya lihat U tidak didampingi sipir, karena di dalam mobil hanya mereka berdua, U dan BG,” tandasnya seraya menyatakan, pengamanan Lapas sudah tidak steril.
Terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, JFK Johannes, saat dikonfirmasi  enggan berkomentar. “Datang saja ke kantor,” katanya via telepon.
Ketika wartawan koran ini hendak ingin menemui di kantornya, Ia tak lagi berada di tempat. “Oh Pak Kalapas sudah pulang. Dari jam 3 sore tadi,” jawab seorang petugas sipir yang menjaga pintu masuk Lapas.(tim)

About uman