Home » Berita Utama » Penangkapan Kayu Hanya Shock Therapy
Penangkapan Kayu Hanya Shock Therapy
Letkol Inf Sapto Irianto

Penangkapan Kayu Hanya Shock Therapy

LUWUK-Aktivitas pembalakan kayu di Kabupaten Banggai masih marak. Sayangnya, aparat penegak hukum terkesan tutup mata dan melakukan pembiaran.
Seperti penangkapan tiga truk kayu yang diduga ilegal oleh Kodim 1308 Luwuk Banggai Sabtu malam (6/8) lalu. Penangkapan kayu ternyata hanya sekedar peringatan, tanpa ada tindakan tegas. Tiga truk kayu itu dibebaskan begitu saja tanpa ada jaminan apapun.  “Penangkapan kemarin hanya shock therapy saja. Tapi kalau diulangi lagi akan ditindak tegas,” kata Dandim 1308 Luwuk Banggai, Letkol Inf Sapto Irianto, saat ditemui koran ini usai acara pemberian remisi di Lapas Kelas IIB Luwuk, Rabu (17/8).
Ia menyatakan, tiga truk itu bukan hanya sekadar dibebaskan, tetapi tetap diawasi. Kata dia, pihaknya sudah  memanggil organisasi yang mengayomi pengangkutan kayu dan sudah ada kesepakatan. “Kami sudah ada kesepakatan, kalau kedapatan lagi, kami tidak akan lepas dan pasti ditindak tegas,” tandas Sapto.
Bagaimana dengan penangkapan kayu milik Mr Luca yang dimentahkan penyelidikan dari Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kehutanan (Dishut) Banggai. “Kami serahkan saja kepada Dishut, karena itu kewenangan mereka,” jawabnya. Satpo menyatakan, penangkapan itu karena tidak ada ijin angkut dari satu daerah ke daerah lain. “Ijin lainnya ada, tapi ijin angkut tidak ada,” bebernya.(awi)

About uman