Home » Luwuk Utara-Timur » Petani Tomat Gagal Panen
Petani Tomat Gagal Panen
Petani tomat yang sedang membersihkan lahannya untuk ditanami kembali tomat dengan jenis lain agar tidak gagal panen.

Petani Tomat Gagal Panen

LUWUK UTARA – Para petani tomat di desa Salodik Kecamatan Luwuk Utara menjerit. Pada musim tanam tahun ini mereka gagal panen.
Supawi (40), salah satu petani tomat di desa itu kepada Luwuk Post, kemarin mengaku tomat yang ditanamnya mengalani gagal panen. Penyebabnya cuacanya tidak bersahabat. Sehingga tomat tidak dapat bertahan hidup. Seharusnya kata dia, panen dua bulan dengan hasil yang harus diterima sebanya 5 ton tomat. Akan tetapi hasil panen kali ini hanya 2 ton tomat. “Hitungannya kami hanya kembali modal,” keluh dia.
Supawi mengaku sudah ada upaya untuk mengantisipasi agar tidak terjadi gagal panen. Caranya dengan menggantikan bibit lain yang tahan dengan kadar air meski banyak. “Biar cuaca ekstrim tomatnya tidak akan mati, sehingga tidak akan mengalami kerugian atau hanya kembali modal,” tuturnya Selasa (9/8).
Satu hal yang menjadi kendala di lapangan. Di desa Salodik kata dia, tidak ada kelompok tani. Ketika terjadi problem seperti ini, maka kesulitan mencari bibit yang berkualitas. “Kami bingung, disaat gagal panen dan hasilnya rugi, maka kami tidak tahu mencari bibit dimana,” kata dia. Olehnya harap Supawi, kepada pemerintah desa agar lebih memperhatikan nasib petani. Saran dia, membuat kelompok tani agar bisa saling membantu. (tr-52)

About uman