Home » Berita Utama » Pemda Siapkan Sidang TP TGR
Pemda Siapkan Sidang TP TGR
Imran Suni

Pemda Siapkan Sidang TP TGR

LUWUK—Pemerintah Kabupaten Banggai benar-benar serius menerapkan TP TGR (Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi) dalam upaya menihilkan penyimpangan pengelolaan keuangan negara.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Banggai, Imran Suni, kepada Luwuk Post, mengaku pihaknya akan mengadakan rapat dengan pihak terkait untuk menyiapkan pelaksanaan sidang TP TGR.”Siang nanti kami akan rapat untuk memersiapkan sidang sidang TP TGR,” katanya, Selasa (9/1). Pelaksanaan sidang TP TGR  mendapatkan dukungan penuh dari Sekretaris Daerah Syahrial Labelo, yang juga memimpin tim Pemda Banggai saat orientasi ke Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo di Limboto beberapa waktu lalu.
Tak berbeda dengan daerah lainnya, Tim Pemda Banggai memang mendapatkan pencerahan saat melakukan orientasi ke Kabupaten Gorontalo itu.  Pemda Kabupaten Gorontalo telah melaksanakan sidang sidang TP TGR sejak tahun 2009 lalu dengan kondisi ruangan sidang yang seadanya.
“Karena itu meskipun dengan ruangan seadanya, kami juga akan melaksanakan sidang sidang TP TGR. Karena yang paling penting sudah lengkap majelis TP TGR,” ujarnya. Imran berharap dengan adanya majelis TP TGR yang nantinya akan diketuai Sekretaris Daerah Syahrial Labelo ini temuan BPK RI dapat segera ditindaklanjuti sehingga tidak menimbulkan kerugian negara.
Sebelumnya, Asisten Administrasi Umum Setda Banggai, Andi Djalaludin menyebutkan ratusan kasus bakal diselesaikan Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TGR), yang dipimpin langsung Sekkab Banggai, Syahrial Labelo dan juga melibatkan BPKAD dan Inspektorat. “Temuan-temuan beberapa tahun yang lalu akan dilihat kembali,” jelas Andi, Senin (8/8).
Menurut Andi, untuk menuntaskan dugaan penyimpangan tidak bisa diselesaikan hanya dalam waktu sebulan. Sebab, sekali bersidang paling banyak dua persoalan yang tuntas. “Mungkin tidak bisa setiap hari kita sidang karena ada tugas-tugas lain. Kita akan mulai bulan ini,” terangnya.
Andi mengatakan, pembentukan MP-TGR memang sangat perlu dilakukan. Jika tidak sejumlah penyimpangan akan menumpuk dan sulit terselesaikan. “Jadi, minimal kita harus memulai dari sekarang, kalau tidak kapan lagi?” tandasnya. (ris/ali)

About uman