Home » Banggai Laut » Baru 20 Persen yang Dikembalikan
Baru 20 Persen yang Dikembalikan
Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Laut, Teguh Suhendro siap mendampingi penyelesaian TP-TGR. Nampak Teguh menyematkan lencana tanda pangkat dan kewenangan pada jajarannya saat Sertijab.

Baru 20 Persen yang Dikembalikan

BANGGAI – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sulawesi Tengah atas pengelolaan keuangan APBD 2014 dan 2015 Kabupaten Banggai Laut, menunjukan berbagai kejanggalan dalam penetapan harga satuan. Itu terkait dengan faktor kemahalan harga yang tersebar pada paket program di sejumlah instansi.
Sehingga BPK mewajibkan pengembalian dana atas kelebihan pembayaran tersebut. Diperkirakan nilainya mencapai Rp 8 miliar. Kewajiban itu sebagian besar dibebankan kepada para kontraktor pelaksana paket proyek yang menjadi temuan.
Kepala Kejaksaan Negeri Banggai, Teguh Suhendro, menyatakan, pihaknya siap jika pemerintah Kabupaten Banggai Laut menginginkan pendampingan. “Jika ada permintaan (penyelesaian TP-TGR, red) kita siap membantu,” ujar Teguh, Kamis (4/8).
Informasi yang diterima koran ini menyebutkan, penanganan TP-TGR Kabupaten Banggai Laut bergerak sangat lambat. Hingga saat ini ditengarai baru sekira 20 persen kerugian negara yang berhasil masuk ke kas daerah. Padahal tenggat waktu penyelesaian TP-TGR ditetapkan hanya 60 hari, sejak penyerahan LHP.
Meski Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA-D) Banggai Laut, Idhamsyah Tompo telah mewajibkan setiap kontraktor yang terlibat dalam temuan untuk melunasi sebelum dicairkan. Hanya saja, belum semua semua kontraktor siap. Kalau pun siap, hanya 50 persen yang disetor ke kas daerah dari kewajiban yang dibebankan. (sbt)

About uman