Home » Politik » BK Belum Putuskan Soal Suraida Murad
BK Belum Putuskan Soal Suraida Murad
Syafrudin Husain

BK Belum Putuskan Soal Suraida Murad

LUWUK-Badan Kehormatan (BK) DPRD Banggai mulai menjalankan tupoksinya sebagai elemen penting di lembaga itu untuk menindak setiap pelanggaran kode etik dan tata tertib yang dilakukan para wakil rakyat. Salah satunya, terkait ketidakhadiran anggota Komisi 3, Suraida Murad dalam beberapa kali rapat baik di tingkat komisi maupun paripurna. Ketua BK, Syafruddin Husain menuturkan dari catatan yang ada di BK, ketidakhadiran Suraida Murad sudah masuk kategori yang akan ditindak. Hanya saja, BK masih akan melakukan konsultasi dengan ketua partai pengusungnya.
“BK akan konsultasi langsung dengan ketua partainya (Herwin Yatim,red). Tapi sebelum itu, saya akan rapat internal dulu baru kemudian ketemu ketua DPD PDI-P Banggai,” jelas pria yang akrab disapa Haji Udin itu, Selasa (2/8).
Mengapa harus konsultasi ke ketua DPD PDI-P ? Haji Udin punya alasannya. Ia menjelaskan sikap BK hanya menyampaikan apa yang terjadi di lembaga legislatif terkait pelanggaran yang dilakukan anggota partai dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.  Mengenai keputusan apakah mau di PAW (Pengganti antar waktu) atau tidak itu adalah kewenangan ketua partai. “Jadi kita hanya menegakkan tata tertibnya saja, mau diganti atau tidak itu menjadi kewenangan ketua partai. Sebab, kalaupun diganti siapa yang akan menjadi pengganti juga dari partai yang sama. Hanya memang dari BK jika dilihat dari aturannya sudah memenuhi syarat,” tuturnya.
Konsultasi itu akan dilakukan mengingat salah satu contoh yang pernah terjadi, juga di lingkungan PDI-P, saat Herwin Yatim terpilih sebagai wakil bupati Banggai. Saat itu, terjadi kekosongan kursi di parlemen sekira satu tahun lebih. “Satu tahun lebih kosong karena ketua partai tidak mau tanda tangan. Untuk itu kami masih akan berkonsultasi dulu karena saya dengar isunya juga ibu Ida (Suraida,red) mau berhenti. Jadi kita tunggu saja nanti,” tutupnya.(van)

About uman