Home » Politik » Harlah PKB ke 18 Dibuat Sederhana
Harlah PKB ke 18 Dibuat Sederhana
Usai memperingati harlah PKB ke 18, para pengurus DPC PKB Kabupaten Banggai menggelar rapat kerja. Tampak para pengurus partai foto bersama, bertempat di warkop Dahlia, Sabtu (30/7) malam.

Harlah PKB ke 18 Dibuat Sederhana

LUWUK—Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tanggal 23 Juli 2016 genap berusia 18 tahun. Secara nasional, para kader partai milik kaum Nahdiyin ini memperingati hari ulang tahun (harlah) itu, tidak terkecuali di daerah ini. DPC PKB Kabupaten Banggai memperingatinya dengan sederhana.
Sejumlah pengurus hadir pada harlah yang dilaksanakan di warkop Dahlia, Sabtu (30/7) malam. Mereka diantaranya Ketua DPC PKB Banggai, Syafruddin Husain, sekretaris Abd. Gafar, Bachtiar Pasman, Nokta Ngareng, Nurhayat, Saripudin Laode Kulah, Nasrun Bandiong, Asri Mansoba, Marbun Naibun, Upa, Amlin Usman, Faisal Lalimu serta Nawir.
Acara diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Syafruddin Husain.
“Peringatan harlah sudah menjadi instruksi dari DPP PKB. Tak hanya ditujukan pada DPC, melainkan juga pada PAC,” kata Syafruddin mengawali sambutannya. Sejatinya kata Haji Udin sapaan akrab anggota Komisi III DPRD Banggai ini, harlah dilaksanakan pada tanggal 23 Juli. “Karena padatnya agenda, sehingga baru kali ini diperingati. Itupun dilakukan secara sederhana,” kata Haji Udin.
Meski sederhana, namun Haji Udin menaruh harapan besar kepada para pengurus agar lewat momentum harlah dengan tagline ‘membela rakyat’ ini, PKB Banggai semakin solid. Karena tidak bisa dipungkiri, tantangan begitu berat dalam menghadapi pemilu legislatif (pileg) 2019 mendatang. “Eksistensi PKB Banggai kedepan berada pada pundak kita semua,” kata Haji Udin.
Sebelum membaca doa, sepatah dua kata disampaikan Ketua Dewan Syuro PKB Kabupaten Banggai, Nurhayat. Mantan aleg pada periode sebelumnya ini berujar, kedepan tugas para pengurus dan kader tidaklah ringan. Dalam menghadapi tantangan berat itu, tentu saja kita dibutuhkan konsisten dalam membesarkan partai.
Bagi Nurhayat, program Nusantara Mengaji yang belum lama ini dilakukan atas instruksi DPP, sangat efektif dalam membangun simpatik rakyat buat PKB. Bahkan sambung dia, Nusantara Mengaji telah ditindak lanjut dengan kegiatan religi berbasis pondok pesantren.
“Setiap hari Minggu Kliwon program ini kami laksanakan. Baru-baru ini pemusatannya di Pondek Pesantren Darusalam dan di Masjid Cendana Pura Toili. Kami harap ini bisa tertular pada kecamatan lain,” kata Nurhayat. Usai prosesi peringatan harlah, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan rapat kerja yang dipimpin Haji Udin. (yan/pn)

About uman