Home » Metro Luwuk » Giat Pinasa Masih Setengah Hati
Giat Pinasa Masih Setengah Hati
Salah satu dos makanan yang diduga berasal dari kegiatan Dikbub Banggai, yang terapung di permukaan perairan teluk Lalong. Kondisi ini sangat mengotori teluk Lalong yang sudah mulai dijaga kebersihannya.

Giat Pinasa Masih Setengah Hati

LUWUK– Gerakan moral Pinasa (Pia Na Sampah Ala) sepertinya masih setengah hati. Unsur pemerintah yang sebaiknya menjadi contoh bagi masyarakat justru melakukan tindakan yang mengotori lingkungan. Pada Jumat malam (29/7) misalnya, terlihat dos makanan yang mengapung di permukaan perairan teluk Lalong. Dos makanan itu diduga berasal dari kegiatan pameran museum daerah dan pameran kreatifitas serta festival budaya bahari 2016, yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Banggai bekerja sama dengan Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Manado (wilayah kerja Sulteng).
Gabungan Aktivis Mantailobo (GAM) sangat menyayangkan kondisi tersebut. Menurut GAM instansi pemerintah harus mensukseskan program Pinasa. Meskipun, dos makanan itu berada di permukaan laut, karena ulah tamu undangan yang tidak sadar akan kebersihan.
Kata mereka, jika kondisi ini secara terus menerus terjadi, maka teluk Lalong tidak akan pernah bersih. “Keberhasilan teluk lalong menjadi salah satu indikasi capaian program Pinasa itu berhasil atau tidak,” kata Ketua GAM, Idhin Massa, Minggu (30/7). (awi)

About uman