Home » Berita Utama » Dandim Limpahkan Temuan Kayu ke Dishut
Dandim Limpahkan Temuan Kayu ke Dishut
Berkas dan barang bukti kayu milik Mr Luca yang diamankan Kodim 1308/LB wilayah Pagimana saat diserahkan ke Dinas Kehutanan Banggai, pekan lalu.

Dandim Limpahkan Temuan Kayu ke Dishut

LUWUK-Temuan kayu diduga ilegal oleh anggota Koramil Pagimana akhirnya diserahkan Dandim 1308/LB, Letkol Inf Sapto Irianto ke Dinas Kehutanan (Dishut) Banggai, Jumat (29/7) pekan lalu. Dandim mengungkapkan dari temuan anggotanya dua truk kayu di pelabuhan Pagimana itu tidak dilengkapi dokumen resmi sebagai kayu olahan yang menyeberang kabupaten dari wilayah Tojo Una-una. Oleh karena itu anggota Koramil langsung melakukan pemeriksaan dan menahan kayu tersebut. “Jumat kemarin sudah kita serahkan ke Dishut biar ditindaklanjuti untuk penyelidikan,” kata Sapto, pekan lalu.
Ia mengaku memang ada beberapa surat yang ditunjukkan pemilik kayu sebagai bukti kepemilikan, namun dalam pengangkutannya tidak disertai ijin angkutan. Hal itu juga diakui anggota Polisi Kehutanan saat ditemui dalam penyerahan berkas dan barang bukti. “Info dari Polhut bahwa surat-surat yang ada dari pemilik tidak kuat dan tidak memiliki ijin angkutan sehingga disinyalir mengandung unsur kayu bermasalah,” tuturnya. Saat ini barang bukti dan berkas tengah diselidiki penyidik dari polisi kehutanan sebagai tindak lanjut dari temuan anggota Kodim 1308/LB wilayah Koramil Pagimana.
Di sisi lain, Mr. Luca, warga Italy yang sudah 8 tahun menjadi Warga Negara Indonesia, selaku pemilik kayu bersikukuh kayu miliknya itu tidak bermasalah karena dibeli dari penampungan. Ia juga sempat menjelaskan bahwa kayu tersebut pernah dipolice line polisi Ampana karena diduga illegal. Tapi kemudian polisi melepaskannya, setelah berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah di Palu. Dimana Dishut Provinsi mengungkapkan kayu tersebut tidak bermasalah yaitu tu bukan kayu yang dibeli dari penebang tapi dari penampungan. Meski begitu, Ia mengaku siap menjalani setiap tahapan penyelidikan jika memang kayu yang dibelinya itu dianggap bermasalah. Sebagai warga Negara Indonesia, Mr Luca mengatakan siap memberikan keterangan jika memang dibutuhkan. Akan tetapi, Ia sangat yakin kayunya tidak bermasalah. Hanya saja, saat ini Ia tengah memiliki usaha baru di Kabupaten Banggai, sehingga kayu yang dibelinya di wilayah Tojo Una-una sejak beberapa tahun silam itu dibawanya ke daerah ini sebagai bahan bangunan.(van)

About uman