Home » Politik » Siapa Plt Ketua Golkar Banggai?
Siapa Plt Ketua Golkar Banggai?
Aryanto Hakim

Siapa Plt Ketua Golkar Banggai?

LUWUK—Kepengurusan DPD Golkar Sulteng yang diketuai Aminuddin Ponulele sudah demisioner. Kini jabatan pelaksana tugas (Plt) ketua beringin rindang provinsi itu diemban oleh Muhidin Said. Lantas siapa yang nantinya menjabat sebagai Plt Ketua Golkar Banggai pada Musda di daerah ini?
Kader Golkar Banggai, Aryanto Hakim kepada wartawan menjelaskan, saat ini Plt Ketua Golkar Sulteng diamanatkan kepada Muhidin Said. Yang bersangkutan mendapat amanah untuk mempersiapkan pelaksanaan Musda Golkar Sulteng.
Setelah terpilih ketua DPD Golkar Sulteng devinitif, barulah ditunjuk Plt Ketua Golkar Banggai. Tugasnya mempersiapkan pelaksanaan Musda Golkar Banggai. Tak itu saja yang diemban Plt Ketua Golkar Banggai, yang bersangkutan juga diminta dapat melakukan rekonsiliasi semua kader partai yang sudah terpecah pasca pilkada 2015 lalu.
Anto tak memfokuskan pernyataannya terhadap siapa figur yang akan ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Banggai. Harapan dia, musda nantinya dapat berlangsung secara kekeluargaan dan menghasilkan pengurus yang berkualitas dan benar-benar kader murni partai Golkar. “Bukan orang yang lompat-lompat tembok untuk cari tempat teduh dibawa rindangnya daun pohon beringin,” kata Anto.
Baginya, Musda kali ini akan jadi penentu kalah atau menangnya Golkar pada pemilu 2019. Logikanya, kalau salah memilih pengurus, maka jangan bermimpi Golkar akan jadi pemenang. Sebab PDI-Perjuangan dibawa komando Herwin Yatim yang nota bene adalah bupati Banggai akan jadi ganjalan bagi Golkar buat tampil sebagai the winner.
Pernyataan Aryanto berbanding terbalik dengan yang diungkapkan fungsionaris DPD II Golkar Banggai, Jimmy Alimun awal pekan ini. Ditegaskan Jimmy, kepengurusan Golkar Banggai berkemungkinan besar tak akan dijabat oleh Plt. Alasannya, SK (surat keputusan) kepengurusan beringin rindang dibawah kepemimpinan Samsulbahri Mang telah diperpanjang hingga akhir tahun 2016.
“SK kepengurusan Golkar Banggai telah tiga kali mengalami perpanjangan akibat konflik dualisme lalu. Jadi untuk beberapa bulan kedepan kepengurusan Golkar Banggai belum demisioner,” jelas Jimmy.
Hanya saja, mengenai mekanisme pelaksanaan Musda mendatang, Jimmy mengaku belum menerima instruksi apapun dari kepengurusan tingkat provinsi maupun DPP. “Tapi seperti apa opsi pelaksanaannya nanti kami masih menunggu instruksi, sebab hingga saat ini belum ada perintah apapun dari DPD I,” pungkasnya.(yan/tr-53)

About uman