Home » Torang p Sekolah » Guru 3T Tak Perlu Khawatir
Guru 3T Tak Perlu Khawatir
Tasman Malusa

Guru 3T Tak Perlu Khawatir

LUWUK– Menjadi guru di daerah terpencil, terluar, dan terisolir (3T), sekarang tak menjadi masalah lagi. Penuturan Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Tasman Malusa, sepulangnya dari kegiatan sinkronisasi Guru Penerima Tunjangan Profesi, Guru Penerima Tunjangan Daerah Terpencil dan Kenaikan Pangkat di Bali pada tanggal 19 juli hingga 21 juli 2016 kemarin, guru yang mengajar didaerah 3T akan mendapatkan tunjangan dua kali dalam setahun di luar tunjangan profesi dan gaji 13.
Penunjukan daerah sebagai daerah tertingal berdasarkan penilaian dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, pemberian tunjangan bukan hanya untuk guru yang berstatus PNS saja melainkan guru honorer yang bersungguh-sungguh mengajar di sekolah yang berada di daerah tertinggal. Semuanya tidak lepas dari penilaian berdasarkan data Dapodik. “Misalnya begini, di sekolah A terdapat enam guru, maka ke enam-enamnya akan mendapatkan tunjangan, kalau tahun lalu kan tidak, ada enam guru biasanya yang mendapatkan tunjangan hanya dua saja,” jelasnya, Jum’at (29/7).
Tasman Malusa juga berujar agar guru dan kepala sekolah jangan terlalu khawatir. Peralihan Menteri Pendidikan yang baru tidak akan berdampak banyak kepada sistem yang telah berjalan. Misalnya penggunaan Kurikulum 2013, penggunaan kurikulum akan tetap berjalan meskipun Menteri Pendidikan telah berganti. (kha)

About uman