Home » Metro Luwuk » Perda Sampah Hanya ‘Gertak Sambal’
Perda Sampah Hanya  ‘Gertak Sambal’
Dua anak memperhatikan himbauan larangan membuang sampah yang dipajang oleh Pemda di sekitar Teluk Lalong, belum lama ini. Jika melanggar akan diancam pidana kurungan dan denda sebanyak-banyaknya Rp 50 juta.

Perda Sampah Hanya ‘Gertak Sambal’

LUWUK– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banggai harusnya menegakan Perda Kabupaten Banggai nomor 21 tahun 2006 tentang larangan pembuangan sampah sembarangan yang menegaskan, warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan diancam pidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp50 juta.
Apalagi,  Pemerintah daerah (Pemda) tengah giat-giatnya mengkampanyekan kebersihan. Bahkan, masalah kebersihan di kota Luwuk merupakan bagian dari pada program 100 hari kerja Herwin Yatim dan Mustar Labolo (Winstar).
Sejumlah aktivis lingkungan menilai, warga kota Luwuk sudah kebal dengan imbauan. Sehingga, Perda yang dipampang di sudut-sudut kota itu, dianggap mubazir. Harusnya anggota Satpol PP aktif mengontrol objek yang dianggap rawan dengan kotoran akibat warga membuang sampah sembarangan. Bahkan biar perlu harus ada pos pengawasan. “Bila kedapatan langsung ditegakan berdasarkan Perda,” kata seorang aktivis lingkungan, Rabu (20/7).
Ia menegaskan, program Winstar tidak akan tercapai, jika penegak Perda itu hanya berani dengan pedagang kaki lima (PKL) saja. Sebab, yang membuat wajah kota Luwuk terlihat kotor bukan ulah PKL, melainkan oknum yang membuang sampah sembarangan.  “Pol PP tak punya nyali, hanya berani dengan PKL,” singgungnya.
Sementara itu, sejumlah warga bereaksi atas Perda sampah tersebut. Menurut mereka, Pemda terkesan memaksakan keadaan. Bagaimana tidak, Perda dilahirkan pada tahun 2006, namun hingga saat ini belum disosialisasikan kepada masyarakat.
“Kami mendukung program kebersihan, sangat baik. Tapi kalau sanksi Perda itu sabar dulu. Selama ini kami tidak perah diberitahu, padahal dari 10 tahun lalu,” ujar seorang warga Luwuk, Rahman.
Dikatakan, jika Perda ini benar-benar ditegakan, maka banyak warga yang dipidanakan. Sebab, kesadaran mengenai kebersihan masih sangat minim. (awi)

About uman