Home » Metro Luwuk » Kades Purwo Agung Dipolisikan
Kades Purwo Agung Dipolisikan
Lahan milik Mesiyar, warga desa Purwo Agung yang diserobot aparat desa untuk pembuatan jalan yang didanai ADD, Rabu (20/7).

Kades Purwo Agung Dipolisikan

MASAMA-Kepala Desa Purwo Agung, Amin dipolisikan salah satu warganya,  Rabu (20/7) dengan laporan penyerobotan lahan dan pengrusakan. Mesiyar, warga Purwo Agung, saat melapor ke Polres Banggai mengungkapkan terpaksa datang ke SPKT Polres Banggai, karena tindakan kades dianggap sudah keterlaluan.
Ia mengaku, lahannya seluas 50 kali 50 meter persegi yang menjadi lahan pekarangan digusur aparat desa sekira 5 meter kali 50 meter persegi, untuk pembuatan jalan tanpa persetujuan. “Mereka gusur lahan saya tanpa persetujuan, saya tidak terima makanya lapor polisi,” kata Mesiyar, Rabu (21/7) sekira pukul 14.30 Wita.
Pria berusia 87 tahun itu mengaku sehari sebelum penggusuran masuk ke pekarangannya, Ia langsung menyampaikan tidak ingin lahannya dijadikan jalan. Alasannya, karena hanya lahan itu yang bisa dibagikan ke anak cucu untuk pembangunan rumah. Namun, peringatan itu tidak diindahkan kepala desa. Sebab, keesokan harinya sejumlah aparat desa langsung melakukan penebangan pohon kelapa yang ada di pekarangan. “Sore saya dapat info dari anak saya, ternyata sudah digusur. Saya tidak terima,” pungkasnya.
Menurutnya, meskipun itu program pemerintah sejatinya harus mempertimbangkan hak-hak warganya. Namun, apa yang dilakukan kepala desa, kata Mesiyar, sudah keterlaluan.  Sebab, selain tidak mendapatkan ijin dari pemilik lahan, proyek itu juga tidak dilengkapi dengan papan nama kegiatan. Oleh karena itu, Ia berharap aparat kepolisian dapat segera memproses laporannya yang sudah diterima SPKT dengan nomor LP/382/VII/2016/Sulteng/Res-Bgi. “Ini tidak bisa dibiarkan, karena kedepan mungkin bisa terjadi lagi pada masyarakat lain. Setiap ada program tidak dibicarakan dulu langsung digusur saja,” tutupnya.(van)

About uman