Home » Berita Utama » Dewan Tolak Tambahan Perjalanan Dinas
Dewan Tolak Tambahan Perjalanan Dinas
Irwanto Kulap

Dewan Tolak Tambahan Perjalanan Dinas

LUWUK— Seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Banggai menyatakan tidak menambah biaya perjalanan dinas pada APBD-Perubahan mendatang. Sikap tersebut disampaikan saat penetapan LKPD 2015 di DPRD Banggai.
Meski begitu, anggota Komisi I DPRD Banggai Irwanto Kulap berpendapat lain. Meski secara kelembagaan dirinya menerima sikap seluruh fraksi yang ada untuk menolak tambahan biaya perjalanan dinas dalam APBD-Perubahan mendatang, namun politisi Golkar itu mengatakan perlu adanya pertimbangan matang soal itu.
Wanto_sapaan akrabnya, khawatir anggaran yang telah disediakan pada penetapan APBD lalu, tidak menjangkau kebutuhan hingga Desember.
“Saya juga belum tahu, apakah sudah diperkirakan satu tahun, atau tidak biaya perjalanan  yang ada saat ini,” tuturnya.
Ditemui di kantor dewan Rabu (20/7), aleg dapil III ini pada prinsipnya memberi dukungan moril atas niatan tidak menambah biaya perjalanan dalam perubahan APBD nanti. Apalagi niatan untuk tidak menambah biaya perjalanan dinas dalam rangka memback up program kerja 100 hari oleh pemerintahan baru.
Akan tetapi menurut mantan Sekretaris Fraksi Partai Golkar ini, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pada momentum ABT terjadi penambahan biaya perjalanan dinas, yakni konsultasi ke provinsi satu kali dan konsultasi ke Jakarta satu kali, sebesar Rp500 juta.
“Sekitar angka itu. Karena untuk ke Palu setiap Aleg mendapat Rp7 juta dan ke Jakarta Rp10 juta,” jelas Irwanto.(yan)

About uman