Home » Ekonomi » PDAM Rugi Rp 14 Miliar
PDAM Rugi Rp 14 Miliar
PDAM Banggai sejak didirikan hingga 2015 terus merugi. Nampak saat pemaparan mengenai pendapatan PDAM Bangga di DPRD Banggai beberapa waktu lalu.

PDAM Rugi Rp 14 Miliar

LUWUK – PDAM Banggai terus merugi sejak dibangun tahun 1986. Meski perusahaan plat merah itu terus berganti direktur. Sehingga tahun ini kerugian itu akan ditekan dengan menaikan tarif air bersih.
Direktur PDAM Banggai Suryanto Salote membeberkan, sejak didirikan tahun 1986 silam hingga tahun 2015, kerugian diakumulasi mencapai Rp 14 miliar. “Tahun 2015 kemarin kerugiannya sekira Rp 1,7 miliar,” papar Suryanto, Senin (18/7).
Suryanto merinci, kerugian itu disebabkan pendapatan dan operasional tak lagi seimbang. Defisit anggaran yang “diderita” menembus Rp 500 juta. “Itu (total kerugian) sudah termasuk biaya penyusutan Rp 500 juta,” paparnya.
Menurut Suryanto, salah satu musabab PDAM terus merugi karena harga dasar yang ditetapkan hanya Rp 900 per kubik, sejak tahun 2007. Padahal, bahan bakar minyak (BBM) dan bahan baku lainnya telah beberapa kali mengalami kenaikan. “Sudah 9 tahun belum ada perubahan harga,” jelasnya.
Bagaimana dengan penyertaan modal ? Suryanto sepertinya meragukan terealisasi tahun ini. “Saya minta dianggarkan biar hanya berapa, nanti ditambah lagi tahun 2017,” katanya.
Suryanto mengatakan, penyertaan modal tersebut seperti pembahasan sebelumnya bersama dengan DPRD Banggai, disepakati Rp 9 miliar, pengucurannya bertahap. “Tahun ini katanya Rp 3 miliar, 2017 Rp 3 miliar dan tahun 2018 Rp 3 miliar lagi,” jelasnya. (ali)

About uman