Home » Politik » Dukung Komisioner KPU tak Berprofesi Ganda
Dukung Komisioner KPU tak Berprofesi Ganda
Suhartono Sahido

Dukung Komisioner KPU tak Berprofesi Ganda

LUWUK– Surat edaran Ketua KPU Sulteng Sahran Raden yang melarang komisioner berprofesi ganda, terus saja melahirkan respon publik. Mantan Panwaslih Banggai, Suhartono Sahido salah satu dari berbagai kalangan yang mengapresiasi surat edaran sebagai tindak lanjut dari instruksi KPU RI tersebut.
Kepada Luwuk Post, Senin (18/7) kemarin, Suhartono berpendapat, surat edaran yang berperihal bekerja sepenuh waktu oleh Sahran Raden, sebaiknya tak hanya KPU saja yang diberlakukan ketentuan itu.
Sebab, baik aparatur sipil negara (ASN) maupun dosen juga mengisyaratkan kategori bekerja sepuh waktu. Malah lebih baik lagi lanjut Suhartono, jika persoalan ini dilihat dari perspektif hukum yang sama, yakni undang-undang nomor 15 tahun 2011 pasal 11 huruf k dan undang-undang kepegawaian yang mengatur ASN juga mempertegas larangan bagi ASN dan dosen ASN atau profesi lainnya untuk tidak berprofesi ganda menjadi komisioner KPU seperti saat ini.
Artinya dipertegas Suhartono, tidak hanya bertumpu pada aturan penyelenggara pemilu saja, tetapi aturan ASN juga harus tegas mengaturnya. Karena bekerja sepenuh waktu, yang menjadi syarat mutlak, harusnya tidak saja diberlakukan pada penyelenggara pemilu, melainkan ASN atau BUMD swasta lainnya. Dengan demikian output dari semua itu tercipta sebuah tatanan penyelenggara pemilu yang professional pada bidangnya masing-masing. (yan)

About uman