Home » Politik » Bali Tegur Staf DPRD
Bali Tegur Staf DPRD
Anggota Komisi 1 DPRD Banggai, Mursidin saat membawakan doa dalam kegiatan sidang paripurna LKPD Banggai, Senin (18/7).

Bali Tegur Staf DPRD

LUWUK-Persoalan kecil memang kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Tapi jika persoalan kecil itu berada pada satu acara besar, maka masalahnya bisa fatal, seperti yang terjadi di ruang rapat DPRD, Senin (18/7) kemarin. Hanya karena seorang Aleg terlambat masuk ruangan saat sidang paripurna laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Banggai telah dimulai, sejumlah staf DPRD kena semprot. Pasalnya, si Aleg yang terlambat ternyata ditugaskan sebagai petugas dalam pembacaan doa sebelum kegiatan berlanjut ke pembahasan.
“Lain kali yang baca doa itu harus diperjelas, kalau tidak bisa jangan ditunjuk. Ini sudah berulang kali,” sergahnya dalam acara yang dihadiri unsur forum komunikasi pimpinan daerah itu.
Ia juga mengungkapkan setiap staf maupun anggota DPRD, khususnya yang beragama Islam harus pandai membaca doa. Sehingganya, ketika diminta sebagai pembaca doa selalu siap. Mendengar ungkapan itu, Badrin Nonsi, anggota Komisi 2 langsung interupsi dan mengatakan pembaca doa sejatinya merupakan tugas dari staf DPRD Banggai. “Sekretarian ini harus difungsikan,” tegas Badrin.
Beberapa saat kemudian, Mursidin, anggota Komisi 1 asal partai PKS masuk ruangan dan langsung dipersilahkan naik podium untuk pembacaan doa. Sebelum naik, Ia sempat mengatakan kepada sejumlah awak media bahwa dirinya saat acara dimulai masih ke toilet sehingga terlambat beberapa menit. “Lagian, baca doa itu harusnya bukan tugas anggota DPR, tapi tugas sekretariat. Hanya saja, ketika diminta kita selalu siap,” jelas Mursidin saat ditanyakan ketika sidang paripurna diskorsing.(van)

About uman