Home » Metro Luwuk » Orator Demo Larang Membuang Sampah
Orator Demo Larang Membuang Sampah
Makmur Manesa selain berorasi tentang penolakan eksekusi tanah di kawasan Tanjung, dia juga berkesempatan menghimbau peserta demo untuk tidak membuang sampah. Aksi ini dilaksanakan di Kantor Bupati Banggai, Jumat (15/7).

Orator Demo Larang Membuang Sampah

LUWUK– Ada yang menarik dari aksi demo warga di kantor bupati Banggai, Jumat (15/7) kemarin. Pimpinan aksi, Makmur Manesa selain berorasi terkait penolakan terhadap eksekusi lahan yang beradi di Tanjung Kelurahan Karaton juga menghimbau kepada para peserta demo untuk tidak membuang sampah.
“Jangan membuang sampah disembarang tempat. Bekas plastik air mineral dipegang dan cari tempat sampah,” ucap Makmur yang berdiri diatas mobil pickup dengan mic di tangan kanannya.
Larangan untuk tetap menjaga kebersihan, kembali disuarakan Makmur, setelah para pendemo mendengar penjelasan bupati Herwin Yatim, wakil bupati Mustar Labolo serta Staf Ahli Bupati Syaifuddin Muid. “Sebelum kita meninggalkan kantor bupati, tolong jangan ada yang membuang sampah,” pinta Makmur lagi.
Praktis setelah ratusan pendemo meninggalkan kantor bupati, nyaris tidak terlihat sisa plastik air mineral. Padahal biasanya, aksi demo dengan melibatkan banyak massa ini, tidak pernah steril dari sampah. Mungkinkah program PINASA (pia na sampah ala) yang telah dicanangkan pemerintah itu sudah terpatri dalam benak warga, sekalipun sedang melaksanakan aksi demo? (yan)

About uman