Home » Politik » Perjuangan Sultim Masih Butuh Rp1 Miliar
Perjuangan Sultim Masih Butuh Rp1 Miliar
Basri Sono

Perjuangan Sultim Masih Butuh Rp1 Miliar

LUWUK– Ketua Forum Perjuangan Pembentukan Provinsi Sulawesi Timur (FP3-Sultim), Basri Sono mengestimasi, biaya yang dibutuhkan untuk melanjutkan perjuangan pembentukan daerah otonom baru (DOB) itu sebesar Rp1 miliar. Ada langkah yang akan ditempuh untuk menggalang dukungan dana tersebut.
Ditemui di kediamannya belum lama ini, Basri Sono mengatakan, bersama pegiat Sultim lainnya pihaknya telah menemui bupati dan wakil bupati Banggai, Herwin Yatim dan Mustar Labolo. Salah satu topik yang dibahas adalah berkaitan dengan penggalangan dana Sultim.
Memang kata Basri Sono, mustahil APBD dapat membackup pendanaan Sultim. Apalagi penganggarannya sudah berjalan. Tapi sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah, Basri Sono menaruh harapan besar agar ada langkah-langkah kongrit untuk bisa mencarikan solusinya. “Niatan kita baik. Asalkan jangan sampai salah melangkah soal pendanaan. Itu bisa bahaya,” kata Basri Sono.
Konsep lain yang akan ditempuh FP3-Sultim bersama pejuang Sultim lainnya yakni melakukan penggalangan dana bagi para alumni Jogyakarta. “Kami akan menunggu Ketua DPRD Banggai untuk membicarakan hal ini,” ujar Basri Sono.
Ditanya soal peran Hasrin Rahim yang selama ini telah memproklamirkan diri siap dengan pendanaan Sultim hingga miliaran rupiah, Basri Sono tidak memberi tanggapan. “Yang pasti saya kembali turun gunung. Ini saya lakukan demi perjuangan pemekaran provinsi yang sudah cukup lama diaspirasikan,” jawab mantan aleg DPRD Sulteng dan mantan Rektor Unismuh Luwuk ini. (yan)

About uman