Home » Berita Utama » Trio Plt Kabid Bantah Melanggar DUK
Trio Plt Kabid Bantah Melanggar DUK
Ketiga Plt Kepala Bidang pada tiga SKPD dilingkup Pemda Banggai ini membantah pengisian jabatan yang lowong itu melanggar norma, etika dan DUK.

Trio Plt Kabid Bantah Melanggar DUK

LUWUK– Trio kepala bidang (kabid) pada tiga SKPD di lingkungan Pemda Banggai membantah jika pengisian jabatan yang lowong melanggar daftar urutan kepangkatan (DUK). Baik Ramli Hasan, Saeffuddin maupun Hidayat Dulu mengklaim bahwa surat keputusan (SK) bupati Banggai tersebut sudah memenuhi ketentuan.
Ramli Hasan menegaskan penempatannya sebagai Plt Kabid pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banggai tidak mengabaikan DUK. “Tidak ada norma dan etika terlebih lagi DUK yang dilanggar,” tepis Ramli.
Sebelum mendapat amanah baru ini jelas Ramli Ia pernah menduduki jabatan eselon IV. Lagi pula dari segi kepangkatan sudah memenuhi syarat. “Saya pernah menjabat Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Luwuk Timur, KUA Masama dan KUA Batui. Dan pangkat saya III D,” kata Ramli, Senin (11/7).
Hal senada juga disuarakan Saeffuddin. SK Plt Kabid pada kantor Bappeda Banggai kata Saeffuddin bukan tanpa pijakan. Sebanyak tiga kali menjabat pada jabatan eselon III, empat kali pada jabatan eselon IV dan pangkat golongan IV sejak tahun 2000 sudah memenuhi syarat untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Terlebih lagi, Ia mengaku sudah pernah mengikuti PIM III Regional Makassar tahun 2005. “Jadi apanya yang melanggar DUK,” jelas mantan Kasubid Kediklatan Kepemimpinan pada Diklat Kabupaten Banggai ini.
Hidayat Dulu juga demikian. Ia menampik asumsi tak sedap yang dialamatkan padanya tersebut. “Saya pangkat IIId senior. Eselon IVa sudah tiga kali saya jabat,” ucap Hidayat. Terkait senioritas sejumlah kepala seksi (kasie) pada Dinas Sosial Kabupaten Banggai yang disebut-sebut lebih pantas mengisi jabatan Plt Kabid pada instansi itu tak luput dari sanggahan mantan Lurah Simpong ini.
“Saya kira perlu juga melihat dari karir serta eselonisasi. Dan hal yang tidak kalah penting lagi, apa yang telah menjadi keputusan bupati lewat SK itu sudah lahir dari pertimbangan matang,” kata pejabat yang mengaku mengabdi pada Inspektorat Kabupaten Banggai selama 9 tahun 6 bulan ini.
Kadis Sosial Kabupaten Banggai, Syofyan Lalusu yang ditemui terpisah turut berkomentar. “Kami memang punya kader di Dinsos. Tapi pimpinan yang lebih mengetahui siapa yang layak untuk dipromosikan. Jangankan Plt Kabid, pejabat devinitif Kabid saja kami harus terima,” kata Syofyan.
Kepala Bappeda Kabupaten Banggai, Ramli Tongko yang hendak meninggalkan kantor Bupati Banggai siang kemarin juga dimintai tanggapan atas pengisian yang sebelumnya dipersoalkan tersebut. “Saya belum menerima nama yang diusulkan untuk mengisi Plt. Kabid Ekonomi. Tapi untuk pengisian jabatan yang lowong itu merupakan kewenangan pimpinan. Kita siap menerimanya,” kata Ramli sembari berlalu. (yan)

About uman