Home » Metro Luwuk » Bakal ada SKPD yang Dimarger
Bakal ada SKPD yang Dimarger
Benyamin Pongdatu

Bakal ada SKPD yang Dimarger

LUWUK– Jumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkup Pemda Banggai bakal terjadi perampingan. Terlepas ada SKPD yang kewenangannya telah diambil alih Pemprov Sulteng juga akan ada instansi yang dimarger. Ada regulasi sekaligus indikator sehingga perampingan itu bakal diterapkan sebelum Oktober mendatang.
Kabag Organisasi Setdakab Banggai, Benyamin Pongdatu yang ditemui Senin (11/7) kemarin menjelaskan, kemungkinan akan ada penggabungan SKPD. Kebijakan itu didasarkan pada Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 pengganti Peraturan Pemerintah nomor 41 tahun 2007 tentang organisasi perangkat daerah.
Dalam regulasi itu jelas Benyamin tertuang sejumlah indikator penilaian yang telah dirumuskan dari Kementrian. Semisal ketika ada SKPD yang memiliki skor dibawah angka 400 maka bisa setingkat bidang. Itu artinya instansi tersebut akan dimarger dengan instansi lain yang memiliki tupoksi serupa. Apabila skor diatas 400, maka statusnya masih akan dipertahankan sebagai SKPD.  “Formatnya sudah ada. Kita tinggal mengisinya. Untuk skornya sudah ditentukan dari pusat, didasarkan data yang kita masukkan,” jelas Benyamin.
Pihaknya sudah mengantongi draf tentang SKPD mana saja yang bakal dimarger. Hanya saja Benyamin belum mau mempublisnya. “Ini masih rahasia. Yang pasti akan terjadi perampingan jumlah SKPD,” kata mantan Plt Direktur PDAM Kabupaten Banggai ini. Kapan realisasinya? Benyamin menjelaskan, Peraturan Pemerintah itu telah diundangkan sejak tanggal 15 Juni 2016. Ketentuannya paling lama enam bulan setelah diundangkan. “Bisa saja secepatnya perampingan SKPD diterapkan. Sebab ketentuannya disebutkan paling lama enam bulan,” jelas Benyamin. (yan)

About uman