Home » Berita Utama » 800 ASN Terancam Sanksi
800 ASN Terancam Sanksi
Sebanyak 800-an ASN yang tak hadir pada apel perdana pascalebaran idul fitri 1437 hijriah, Senin (11/7), mendapat teguran tertulis.

800 ASN Terancam Sanksi

LUWUK-Penegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN) benar-benar dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Banggai. Faktanya, sebanyak 800-an ASN dilingkup Pemda Banggai mendapat teguran lantaran tidak hadir pada apel perdana di pelataran kantor bupati Banggai, Senin (11/7) lalu.
Pemberian sanksi ringan ini disampaikan Bupati Banggai, Herwin Yatim saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/7) kemarin. “Ada sekitar 800-an ASN kami beri teguran. Surat tertulis itu diberikan oleh masing-masing Kepala SKPD,” kata Herwin.
Tak hanya itu. Sebanyak 800-an ASN yang tidak disiplin itu akan dievaluasi. Apabila  dalam 45 hari kedepan masih indislipiner, maka sanksi tegas berupa pemecatan bisa diterapkan. “Iya, bisa berimbas pada pemecatan, ketika indisipliner masih saja dilakukan oknum ASN,” tegas bupati.
Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Banggai, Soffian Datu Adam menyatakan, para ASN yang absen pada apel perdana pasca lebaran Idul Fitri kemarin pagi telah dikumpulkan. Akan tetapi masih ada oknum ASN yang tidak hadir pada upacara itu. “Besok (hari ini) akan dikumpulkan lagi bagi ASN yang tidak hadir tadi (kemarin),” kata Kabag Humas.
Sebelumnya, bupati Banggai telah mengeluarkan surat nomor 800/07.96/Bag. Organisasi yang ditujukan kepada Kepala Dinas/Badan/Kantor/Bagian/Sekretariat serta Camat, Lurah dan Kepala UPT se-Kabupaten Banggai tertanggal 29 Juni 2016. Dalam surat itu ditegaskan kepada para ASN untuk tidak menambah hari libur. Tanggal 11 Juli seluruh aktivitas pemerintah sudah berjalan normal. Namun cuti bersama Idul Fitri 1437 Hijriah selama lima hari, yakni mulai tanggal 4 Juli sampai dengan 8 Juli ternyata belum dirasakan lama oleh oknum ASN, sehingga mereka pun menambah libur. (yan)

About uman