Home » Ekonomi » Welly Diberhentikan Sebagai Mediator
Welly Diberhentikan Sebagai Mediator
Welly Ismail

Welly Diberhentikan Sebagai Mediator

LUWUK– Welly Ismail diberhentikan sebagai Mediator Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banggai. Pemberhentian itu didasarkan lewat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI nomor 177 tahun 2016, yang ditanda-tangani Menteri Ketenagakerjaan RI, M. Hanif Dhakiri tertanggal 6 Juni 2016.
Sebelumnya, Welly diangkat pada jabatan itu berdasarkan surat keputusan bupati Banggai nomor 821.2/1099/BKD tanggal 1 April 2015, tentang pengangkatan pejabat struktural eselon IV dilingkup Pemda Banggai. Dengan keputusan Menteri Ketenagakerjaan itu, maka Welly tidak lagi bertugas pada Bidang Industrial sesuai keputusan Bupati Banggai.
Meski begitu pada Selasa (28/6) lalu, Welly Ismail masih melakukan tugasnya dengan memediator sejumlah karyawan PT. Garda Total Security (GTS) yang di PHK, bertempat di ruang kerja Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo. Selain Welly sebagai perwakilan Disnakertrans Banggai, hadir juga pada pertemuan itu Jhon Papeyo.
Ditemui di kantor Disnakertrans Kabupaten Banggai Kamis (30/6) kemarin, Welly mengklarifikasinya. Welly mengaku tidak pernah menggunakan jabatan Mediator Hubungan Industrial, sekalipun telah mengantongi SK. Pasalnya, sejak surat Kementrian Ketenagakerjaan melegitimasinya, ia sudah menjadi Kepala Seksi Bidang Pengawasan Norma Kerja. “Saya tahu aturan. Makanya saya tidak pernah melaksanakan tugas sebagai Mediator. Saya juga heran, kenapa ada orang yang ‘genit’ soal itu,” kata Welly.
Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Banggai, Jhon Papeo berujar, kondisi ini berdampak dengan kesulitan dalam menyelesaikan perselisihan hubungan industrial pada tingkat tripartit. Tapi sambung dia, semua perselisihan mampu dilaksanakan lewat perundingan, yang ditangani langsung oleh bidangnya. (yan)

About uman