Home » Metro Luwuk » Program Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan
Program Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk dr. Parasamya Dewi Cipta (kedua dari kiri) bersama Kepala Dinas Kesehatan dr Anang S Otoluwa, Kepala RSUD Luwuk dr Yusran Kasim dan Kepala Jasaraharja Nano Sutikno, usai melakukan konfrensi pers terkait program mudik nyaman bersama BPJS Kesehatan, Rabu (29/6).

Program Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan

LUWUK-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Luwuk meluncurkan program “Mudik Nyaman Bersama BPJS”. Program ini  didukung Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) serta Jasa Raharja.
Kepala BPJS Luwuk dr. Parasamya Dewi Cipta mengatakan, program ini peruntukan bagi seluruh masyarakat yang telah mempunyai kartu JKN-KIS (KIS, BPJS Kesehatan, Askes, KJS dan Jamkesmas) yang masih berlaku.
Kepesertaan BPJS digunakan masyarakat saat mudik lebaran mulai tujuh hari sebelum hari raya Idulfitri 1437 H sampai dengan H+7 lebaran nanti. Untuk memudahkan peserta, BPJS telah menyiapkan aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang dapat didownload Google play store hanhphone berbasis android.
“Pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS, baik berupa pelayanan medis dasar maupun pelayanan nonemergency, dapat dilakukan pada Instalasi Gawat Darurat di rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di wilayah tersebut,” ujar Kepala BPJS Luwuk dr. Parasamya Dewi Cipta, Rabu (29/6).
Sementara itu,  Kepala RSUD Luwuk dr Yusran Kasim mengatakan, BRSUD Luwuk telah siap melayani peserta JKN-KIS di saat mudik lebaran nanti. “Saya pikir tidak ada masalah obat-obatan cukup, walaupun pasien poliklinik tetap konsul ke dokter spesialis, IGD juga menerima pasien nonemergency yang seharusnya dilayani di Puskesmas,” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan dr Anang S Otoluwa mengatakan, seluruh puskesmas se-Kabupaten Banggai juga telah siap melayani peserta JKN-KIS dan siaga selama 24 jam setiap harinya.
“Pihak kepolisian juga telah membentuk tim kesehatan dan membuka pos pelayanan di tempat strategis dimana tempat yang dianggap beresiko kesehatan,” jelas Anang.
Kepala Jasa raharja Nano Sutikno menegaskan, memberi jaminan pelayanan kesehatan ketika ada korban kecelakaan baik yang berstatus umum maupun peserta BPJS Kesehatan. “Kami juga secara rutin akan mengunjungi pasien di IGD dan mendata korban, dan akan selalu stanby,” pungkasnya. (Ajy/PN)

About uman