Home » Politik » Jadwal Hearing PT Pertamina Usai Lebaran
Jadwal Hearing PT Pertamina Usai Lebaran
Winancy Ndobe

Jadwal Hearing PT Pertamina Usai Lebaran

LUWUK-Meskipun telah terjadi perjanjian antara pihak PT Pertamina EP MGDP dan perwakilan masyarakat pemilik sertifikat yang ditahan perusahaan sejak tahun 2000 silam, DPRD akan tetap menjadwalkan rapat dengar pendapat sesuai surat aduan masyarakat desa Kamiwangi, kecamatan Toili Barat untuk kelanjutan persoalan itu. Ketua Komisi 1 DPRD Banggai, Winancy Ndobe mengungkapkan jadwal pertemuan akan direncanakan setelah lebaran idul fitri.
“Akan tetap kita undang pihak perusahaan dan perwakilan masyarakat, untuk membahas persoalan ini,” kata Winancy, Selasa (28/6).
Ia menjelaskan apa yang telah diadukan akan tetap menjadi pembahasan, sehingga mendapatkan kesimpulan akhir. Ia tidak ingin mengulangi aduan sebelumnya yang ternyata tidak menimbulkan kesepakatan bersama, meskipun sudah diterbitkan rekomendasi. “Dulu sudah kita terbitkan rekomendasi, tapi tidak diterima masyarakat. Mereka menginginkan beberapa poin seperti kompensasi kebisingan, rekrutmen tenaga kerja juga dimasukkan. Tapi kita bilang tidak bisa, sebab itu tidak dibahas. Karena dalam pertemuan kita hanya fokus pada pembahasan sertifikat lahan,” pungkasnya.
Untuk itu, pertemuan selanjutnya akan tetap dilakukan Komisi 1 sehingga bisa tercapai kesimpulan akhir. “Tapi saya dengar sudah ada kesepakatan yang dibuat bersama dan disaksikan Kapolres Banggai. Meskipun begitu pertemuan tetap dilakukan, kalau memang mereka (Masyarakat,red) anggap sudah cukup dengan perjanjian yang di polres tidak masalah juga,” tuturnya.
Sebab, ruang untuk pertemuan yang akan dilakukan DPRD Banggai juga untuk mencapai kata sepakat dalam penyelesaian masalah, mulai dari persoalan sertifikat hingga beberapa permintaan masyarakat termasuk pelaksanaan program CSR perusahaan. “Kalau semua sudah sepakat maka persoalan ini sudah bisa diselesaikan. Mengenai sertifikat pengganti memang saya dengar sudah sementara pengurusan,” tutupnya.(van)

About uman