Home » Torang p Sekolah » Tak Ada Sanksi Jika Langgar Aturan
Tak Ada Sanksi Jika Langgar Aturan
Tasman Malusa

Tak Ada Sanksi Jika Langgar Aturan

LUWUK – Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) sesuai dengan kalender pendidikan dimulai sejak tanggal 29 hingga 31 Juni 2016, serta sekolah aktif terakhir tanggal 2 Juli, dan KBM kembali dimulai untuk tahun ajaran baru pada tanggal 18 Juli 2016, jika sekolah melanggar aturan tersebut, tidak ada sanksi yang dikenakan.
Kabid Dikdas, Tasman Malusa, mengatakan aturan semua berdasarkan kalender pendidikan yang jika dilanggar semua akan terbengkalai, baik kegiatan belajar mengajar akan tertinggal dan tidak sesuai dengan kalender pendidikan.
“Untuk MOS selama tiga hari, dimulai sejak 29-31 Juli, sehingga memasuki tahun ajaran baru, proses kegiatan belajar mengajar telah berjalan dan tidak lagi sibuk dengan kegiatan MOS, kalau untuk SMP dan SMA tidak masalah jika tertinggal, namun untuk SD jika ketinggalan harus dikejar, tapi jika sekolah melanggar, tidak ada sanksi untuk itu, namun harus mengejar ketertinggalan,” jelas Tasman, Selasa (21/6).
Jelasnya lagi, semester I minimal diisi 110 hari aktif, sama halnya dengan semester II. Apabila proses belajar mengajar hanya terdapat 109 hari aktif, maka hal tersebut dinyatakan melanggar sebab ada standar kompetensi yang tidak diajarkan, sehingga sekolah harus mengejar ketertinggalan tersebut.
“Jika peserta didik SD tidak bisa diberikan tugas, maka harus mengejar ketertinggalan tersebut. Beda halnya dengan SMP maupun SMA, diberikan tugas sudah bisa menutupi ketertinggalan yang ada, untuk mengantisispasinya, Kasek akan diundang untuk membahas bagaimana menutupi ketertinggalan agar peserta didik dalam hal ini tidak dirugikan,” pungkasnya. (tr-52)

About uman