Home » Metro Luwuk » Nissan Matik Tabrak Rumah Kos
Nissan Matik Tabrak Rumah Kos
Sebuah tiang penyangga rumah kos nyaris roboh akibat ditabrak mobil nissan pada Sabtu (18/6) sekira pukul 13.00 wita.

Nissan Matik Tabrak Rumah Kos

LUWUK– Kecelakaan maut terjadi di Kelurahan Hanga-hanga Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Sabtu (18/6) sekira pukul 13.00 wita. Sebuah mobil meluncur tak terkendali dan menabrak sebuah rumah kos milik pengacara senior, Nasrun Hipan.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, awalnya, mobil nisan matik bernomor polisi DN 8088 CX, yang dikendarai Sunaryo, 44, melewati jalan menurun di kelurahan Hanga-hanga Permai. Tiba-tiba, mobil keluar dari jalan beraspal dan menabrak tempat sampah yang terbuat dari beton, sebelum terhenti saat menabrak rumah. Belum diketahui pasti apa penyebabnya. Namun, informasi yang berkembang supir masih belajar membawa mobil matik.
“Waktu itu saya lagi siram halaman rumah. Tiba-tiba saya lihat mobil itu terbang dan langsung menabrak itu rumah,” kata seorang saksi mata yang melihat kejadian tersebut.
Setelah itu, lanjut dia, dibantu warga sekitar langsung menuju lokasi. Dari kejauhan, terlihat pintu mobil bagian kanan sudah terbuka. Ternyata di dalam mobil tersebut bukan hanya supir sendiri. “Ada dua orang di dalam mobil. Anak kecil, usianya sekitar 3 tahun. Dan seorang perempuan, katanya anak supir itu. Kami melihat supir posisinya di tempat duduk, sementara anak supir sudah di bagian bawah tempat duduk sambil melindungi anak kecil (balita,red). Mereka bertiga duduk di bagian depan  mobil,” ungkapnya seraya mengutip suara anak supir malang tersebut. “Tolong.. tolong.. bawa bapak saya ke rumah sakit,” jelasnya.
Kata dia, warga yang menolong sempat bertanya kepada sopir yang terlihat masih sadar. Warga menanyakan penyebab kecelakaan dan alamat korban sembari mengeluarkannya dari dalam mobil. Tapi, supir yang diketahui berdomisili di Desa Koyoan, Kecamatan Nambo tersebut tidak bisa menjawab. Akan tetapi dari STNK yang didapat dalam mobil tertulis nama mantan Bupati Banggai, Ma’mun Amir.
“Akhirnya, kami langsung melarikan mereka bertiga ke rumah sakit. Tapi waktu kami keluarkan supir dari mobil, telinganya sudah keluar darah,” tuturnya.
Sekira pukul 16.30 wita, mobil tersebut berhasil dievakuasi. Pantauan koran ini, rumah yang ditabrak mobil tersebut mengalami retak karena satu tiang penyangga nyaris roboh.
Sementara itu, meskipun Sunaryo sudah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk, namun nyawanya tidak terselamatkan. Sunaryo dikabarkan meninggal dunia sekira pukul 21.00 wita. Sementara, anak dan keponakan Sunaryo sampai saat ini masih dalam perawatan medis. (awi/ali)

About uman