Home » Metro Luwuk » Plt Kades Singkoyo Bantah Proyek Balai Desa Bermasalah
Plt Kades Singkoyo Bantah Proyek Balai Desa Bermasalah
Plt Kades Singkoyo, Agung memperlihatkan dokumentasi balai desa dari sebelum direhab hingga selesai 100 persen. Singkoyo, Toili, Senin (13/6).

Plt Kades Singkoyo Bantah Proyek Balai Desa Bermasalah

TOILI— Plt Kepala Desa Singkoyo, Agung, membantah tudingan sejumlah pihak di desa itu yang menyebutkan pembangunan balai desa yang dilaksanakan tahun 2015 tersebut bermasalah.
Menurut dia, saat ini seluruh proyek pembangunan balai desa itu sudah selesai 100 persen. Ia menunjukan dokumentasi pekerjaan dan RAB pembangunan balai desa tersebut, sebagai bentuk penegasan atas tidak adanya masalah dalam pembangunan gedung tersebut.
Menurut dia, memang dalam RAB, anggarannya disebutkan sebesar Rp 37 juta. Menurut dia, jumlah tersebut masih dipotong pajak, baik PPn dan PPh sebagaimana ketentuan yang mengatur soal belanja desa.
Katanya, pembangunan balai desa di Binatani sudah selesai 100 persen, sesuai apa yang telah dimusyawarahkan oleh Pemdes setempat.
“Pembangunan balai desa itu sudah tidak ada masalah, apa yang disebutkan oleh oknum pemdes itu tidak benar. Sebab, pembangunan itu sudah mencapai 100 persen dan memang bangunannya agak sederhana, karena anggaran Rp37 juta sebelum dipotong pajak,” jelasnya kepada Luwuk post.
Menurut Agung, semua proses pembangunan fisik yang ada di desa itu sudah memenuhi prosedur yang ada dan yang melaksanakan adalah tim pelaksana kegiatan (TPK) kepala desa hanya sebagai pembinaan saja.
“Pertanggung jawaban kita ke BPMPD sudah selesai terkait pembangunan ditahun 2015 kemarin, dan tinggal menunggu pemeriksaan dari inspektorat dan BPK, jika ada masalah nanti mereka yang menanganinya melalui beberapa tahapan pemeriksaan, nanti kita lihat bersama-sama saja,”tandasnya lagi.
Agung berharap jika ada permasalahan terkait pembangunan fisik serta non fisik di desa, diharapkan warga segera menghubungi pemdes yang ada, dan tidak melebarkan masalah sebelum konsultasi kepada pemdes, sebab, mengenai transparansi pembangunan tersebut sudah dijelaskan sejak musyawarah yang sudah dilaksanakan sebelumnya.(tr-39)

About uman