Home » Banggai Laut » BKP3 dan SKIPM Sidak Pasar Baru
BKP3 dan SKIPM Sidak Pasar Baru
Mencegah kandungan Formalin dan Boraks, BKP3 menggandeng petugas Karantina Ikan gelar operasi di Pasar Baru Banggai. Nampak Wabup Tuty Hamid menyaksikan pengambilan sampel bahan uji.

BKP3 dan SKIPM Sidak Pasar Baru

BANGGAI – Badan Ketahanan Pangan dan Penyedia Penyuluh (BKP3) bekerja sama dengan Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) kelas II Luwuk/Banggai, menggelar operasi uji layak konsumsi bahan makanan dan hasil laut di Pasar Baru Banggai, Kamis (9/6).
Operasi dimaksud berupa pengujian sampel bahan jualan pedagang untuk mencegah beredarnya bahan makanan kadaluwarsa atau yang mengandung zat pengawet berbahaya semisal Formalin atau Boraks.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Balut, Dra. Hj. Tuty Hamid ini mengikut sertakan sejumlah dinas terkait seperti Dinas Kesehatan/KB, Dinas Pertanian serta dinas Kelautan dan Perikanan yang di back up oleh Koramil dan Polsek setempat serta jajaran Satpol-PP.
Kedatangan rombongan disambut puluhan ojek dan bentor yang memang bermangkal di area itu. Tanpa dikomando mereka segera merapikan parkiran yang sebelumnya tidak teratur oleh berjubelnya Ojek dan Bentor.
Menghormati rombongan Wabup yang lewat, jalan sepanjang parkiran langsung ditata. Ojek menuju ke bagian tengah parkiran dan kawanan Bentor juga segera menepi, berjajar rapi di sekeliling sisi luar parkiran.
Hal ini mendapat apresiasi Kapolsek Banggai, AKP. Raymond Datunsolang bersama camat Banggai, Iqbal Wirajaya.
“Mantap, kalau teratur begini kan enak. Mereka yang mau berbelanja tidak terhalang dan berdesak-desakkan,” ujar mereka.
Dalam pemeriksaan itu tidak ditemukan kandungan berbahaya pada setiap barang jualan. Wakil Bupati bahkan menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah pedagang eceran dan membeli beberapa keperluannya.
Kepada Luwuk Post, Asli Madupa salah satu staf BKP3 mengatakan, operasi seperti ini akan dilakukan secara berkala selama Ramadhan hingga pasca Lebaran nanti.
“Ini juga bertujuan untuk memantau harga bahan pokok selama ramadan sehingga pemerintah bisa bersiap-siap jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga,” terangnya. (Sbt)

About uman