Home » Berita Utama » Mustar Bukan “Ban Serep”
Mustar Bukan “Ban Serep”

Mustar Bukan “Ban Serep”

LUWUK– Herwin Yatim rupanya tak ingin masa getirnya terulang kembali pada periode kepemimpinannya selama lima tahun mendatang. Secara tegas Bupati Banggai ini menyatakan bahwa sekalipun Mustar Labolo hanyalah wakil bupati, namun dia tidak akan menomorduakan keberadaan politisi yang bersamanya memenangkan pilkada Banggai akhir desember tahun lalu itu.
Penegasan Herwin ini disampaikannya pada ramah tamah dan syukuran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, bertempat di rumah jabatan (rujab) di jalan Urip Sumoharjo Luwuk, Kamis (9/6) kemarin. “Wabup tidak saya nomorduakan,” tegas Herwin dihadapan ratusan warga yang memenuhi pelataran Rujab.
Makna bukan ‘ban serep’ itupun diperjelas Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Banggai ini. Belum lama ini, Mustar menginformasikan bahwa ia memiliki chanel pada salah satu kementrian. Kabar itu kata Herwin diresponnya. Konsep Herwin kedepan, memberi ruang penuh kepada Wabup untuk membangun lobi-lobi pada kementrian di pusat dalam rangka pengembangan daerah.
“Silakan mainkan pak Wabup. Tidak perlu menunggu bupati untuk membubuhi tanda-tangan, apalagi harus ke Jakarta. Peluang ini juga saya buka buat Sekkab dan Asisten. Jika ada chanel di kementrian silakan lobi untuk kepentingan daerah ini,” kata Herwin.
Pemerintahan kedepan lanjut Herwin bersifat welcome. Artinya dia bersama Mustar akan membuka diri dengan unsur Forkopimda. Bahkan akan meminta pertimbangan kepada para mantan kepala daerah dalam rangka menata Kabupaten Banggai jauh lebih maju. “Kita akan undang pak Sofhian Mile dan pak Ma’mun Amir untuk diskusi terkait pembangunan Kabupaten Banggai kedepan. Dengan demikian semua persoalan bisa teratasi,” kata Herwin.

STOP BICARA POLITIK
Saat meresmikan Bazar Ramadan di pelataran Masjid Agung An-Nur Luwuk, Herwin juga secara tegas menyatakan stop bicara persoalan politik. Yang menjadi fokus kedepan adalah bagaimana memikirkan daerah ini agar bisa maju dan bersaing dengan daerah lainnya. “Kami (Herwin-Mustar) sudah resmi dilantik. Tidak ada lagi persoalan politik, karena politik bukan zamannya lagi,” ucap Herwin.
Setelah sukses menjalankan ibadah Ramadan lanjut Herwin, Pemda Banggai harus lebih terkosentrasi terhadap pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari lurah dan kepala desa hingga kepala SKPD tekan Herwin harus dapat menyesuaikan dengan gaya kerja-kerja bupati dan wakil bupati. Ketika komitmen ini dapat dibangun, maka Kabupaten Banggai akan lebih maju.

VISI MISI MASIH DIGODOK
Sementara itu, Bupati Banggai Herwin Yatim menandaskan akan menindaklanjuti program kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan pemerintahan era Bupati Banggai Sofhian Mile, sebelum peraturan daerah (perda) terkait visi misi Bupati dan Wakil Bupati Banggai periode 2016-2021 ditetapkan DPRD Banggai.
“Visi misi kami masih terus dikoordinasikan sesuai dengan aturan yang ada. Kami tentunya tidak mau merubahnya semuanya tentunya ada program yang baik untuk dilanjutkan,” ujar Bupati Herwin.
Bupati Herwin juga menandaskan, pemerintahan dibawah kepemimpinannya juga akan membawa visi misi yang lebih maju untuk membangun daerah ini lebih baik dan sejahtera.
Bupati Herwin yang saat itu didampingi Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo juga mengungkapkan kebijakan ekonomi yang akan ditempuhnya. Mulai dari memperhitungkan asumsi PDRB daerah hingga peningkatan angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai.
“Angka pertumbuhan ekonomi daerah kita empat tahun terakhir ini sudah cukup baik. Nanti kami melihat apa yang masih kurang kita tingkatkan,” jelasnya.
Mantan Wakil Bupati Banggai periode 2011-2016 ini juga menandaskan, meski alur pemerintahan dibagi dalam urusan wajib dan urusan pilihan. Bupati Herwin menandaskan tak akan terjadi perbedaan antara bupati dan wakil bupati. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama yang kuat antara keduanya untuk membangun daerah ini secara bersama-sama.
“Tidak ada dikotomi antara bupati dan wakil bupati. Pak Mustar bisa melobi program prorgam dari pemerintah pusat, begitu juga Pak Sekkab. Kalau sama sama bisa jalan, bupati hanya akan fokus mengurus rakyat daerah ini,” tandasnya.

100 HARI FOKUS PELAYANAN
Meski belum menjalankan visi misinya, Bupati Herwin telah menandaskan program 100 harinya bagi peningkatan pelayanan masyarakat. Salah satunya adalah pelayanan pengurusan administrasi kependudukan. Mulai dari pembuatan kartu keluarga maupun kartu tanda penduduk. “Pelayanan masyarakat itu yang perlu kita ubah, dalam 3 bulan ini harus merubah, kalau tidak maaf anda tidak bisa melakukan perubahan itu,” tuturnya usai meninjau seluruh ruangan bagian dan BKD di kantor Bupati Banggai, Kamis (9/5). (yan/bd)

About uman