Home » Berita Utama » Koramil dan Bulog Amankan Beras 100 Ton
Koramil dan Bulog Amankan Beras 100 Ton
Koramil Pagimana berhasil menggagalkan pengiriman beras berjumlah 100 ton menuju Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara di Pelabuhan ASDP Pagimana, Kamis (9/6).

Koramil dan Bulog Amankan Beras 100 Ton

PAGIMANA – Koramil Pagimana berhasil menggagalkan pengiriman beras berjumlah 100 ton ke Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara, Kamis (9/6). Beras itu diangkut menggunakan 10 unit truk melalui jasa penyeberangan KMP Baronang.
Danramil Pagimana, Kapten Infantri Abdul Fatah memimpin langsung penertiban itu bersama dengan anggotanya serta petugas Perum Bulog Divre Luwuk.
Fatah menyatakan, upaya itu merupakan instruksi langsung dari Dandim 1308 Luwuk/Banggai, Letkol Inf. Sapto Irianto, mengacu pada rapat di tingkat pemerintah kabupaten, bahwa hasil pertanian dilarang keluar daerah. “Ini merupakan instruksi atau perintah tegas dari pimpinan kami,” kata Fatah.
Menurut Fatah, larangan itu menyusul kurangnya stok beras Perum Bulog Divre Luwuk. Sebab, perusahaan pelat merah itu harus menambah stok dari Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 2.000 ton untuk memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Banggai. ”Harga mati dan ini instruksi pimpinan, tidak ada lagi kendaraan yang mengangkut beras untuk dibawa ke Gorontalo dan kami akan selalu memeriksa kendaraan di pelabuhan,” tegas Fatah.
Sementara itu, salah seorang petugas Perum Bulog Divre Luwuk, Adhun menyebutkan, stok beras saat ini baru 680 ton. Sementara target yang dibebankan sebanyak 12.200 ton. “Keputusan tegas dari TNI itu sangat tepat,” kata Adhun.  Adhun menginformasikan, beras sitaan tersebut nantinya akan diangkut menuju gudang Perum Bulog di Kecamatan Bunta. ” Ditampung, kemudian dijual sesuai dangan harga pemerintah,” katanya. (anto)

About uman