Home » Metro Luwuk » Biaya Parkir Makin Mahal
Biaya Parkir Makin Mahal
Biaya parkir di RSUD Luwuk dinilai terlalu mahal, yakni Rp 2000.

Biaya Parkir Makin Mahal

LUWUK– Bukan hanya parkir kedaraan yang semrawut, sehingga menimbulkan kemacetan. Tapi, biaya parkir juga makin takaruan. Pasalnya, biaya yang tertera di dalam karcis tidak sesuai dengan di lapangan. Kondisi ini terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk pada Kamis (9/6).
Di dalam karcis, biaya parkir hanya Rp 400 rupiah, sementara petugas parkir meminta bayaran hingga Rp 2 ribu per kendaraan. Dengan alasan, jalur rumah sakit sudah dirubah. Sehingga membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. Kondisi ini menuai protes dari sejumlah warga.
Rahman, warga Bungin, Kecamatan Luwuk menyatakan, bayaran parkir seperti itu, bukan hanya terjadi ketika sudah perubahan jalur. Melainkan sudah cukup lama. Namun, tidak pernah ditertibkan oleh instansi terkait.
“Bicara pengamanan yang ekstra ketat tidak mungkin. Sebab, pernah ada warga yang kehilangan helm di lokasi parkr,” ungkapnya.
Anehnya, kata dia, petugas parkir tidak bertanggung jawab atas kehilangan tersebut. Bahkan, dikatakan itu merupakan tanggung jawab pemiliknya. “Ini kan aneh, kami sudah bayar biaya parkir, tapi pengamanannya tidak terjamin,” tandas Rahman. Kata dia, harus ada langkah tegas. Jangan hanya dibiarkan begitu saja. “Atau jangan-jangan, petugas parkir yang ada di RSUD Luwuk itu tidak ilegal,” singgungnya.
Sementara itu, sejumlah mahasiswa menganggap, ada oknum-oknum tertentu yang sengaja mempermainkan kondisi tersebut untuk meraup keuntungan. Pasalnya, di RSUD Luwuk itu memiliki lahan parkir yang sangat menguntungkan. “Bayangkan saja, jika dalam satu hari ada 100 kendaraan roda dua, maka petugas parkir bisa peroleh Rp 200 ribu per hari. Belum lagi kendaraan roda empat. Ini masih hitungan kecil,” beber seorang mahasiswa, Alimudin.
Sebenarnya, kata dia, warga tidak merasa keberatan, jika harus membayar Rp 2 ribu per kendaraan. Asalkan keamanan bisa terjamin. “Intinya, harus ditertibkan. Jangan dibiarkan begitu saja,” harapnya. (awi)

About uman