Home » Metro Luwuk » Kebiasaan Rasulullah Menyambut Bulan Ramadan
Kebiasaan Rasulullah Menyambut Bulan Ramadan
Usai salat Dzuhur, para jamaah masjid Agung An-Nur Luwuk mendapat siraman tauziah selama 30 menit. Tampak ustad Risal Panigoro saat memberi tauziah, pada Rabu (8/6).

Kebiasaan Rasulullah Menyambut Bulan Ramadan

LUWUK– Rasulullah SAW memiliki kebiasaan dalam setiap menyambut bulan Ramadan. Hal itulah yang kemudian menjadikan pijakkan bahwa Ramadan adalah bulan penuh berkah dibanding 11 bulan lainnya.
Ketua Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Banggai, Abdul Manaf pada tauziah malam ketiga Ramadan bertempat di Masjid Agung An-Nur Luwuk, sedikit mengupas historis penyambutan Ramadan yang dilakukan Rasulullah.
“Judul ceramah yang diberikan pengelola masjid buat saya adalah kemuliaan bulan Ramadan. Dan malam ini saya coba mengurainya,” kata Abdul Manaf. Ramadan merupakan saidu suhur atau pemimpin bulan lainnya. Pada bulan Sa’ban, Rasulullah tidak pernah absen memanjatkan doa kepada Allah SWT yang inti dari doa itu kata Abdul Manaf bahwa Rasulullah memintakan kesehatan agar masih dipertemukan dengan Ramadan. “Ini penegasan dari salah satu hadist sahi,” kata Ketua PA Kabupaten Banggai ini.
Selain itu ada salam alfarizi, yang meriwayatkan pada penghujung bulan Sa’ban, Rasulullah selalu melakukan tauziah yang mengingatkan bahwa sebentar lagi datang bulan mulia. Bahkan dua jam sebelum Ramadan, Rasulullah sering mengucapkan ‘Marhaban ya Ramadan’. “Betapa sucinya bulan Ramadan, sehingga Rasulullah harus menyambutnya dengan penuh kegembiraan,” jelas Abdul Manaf.
Di bulan penuh berkah itu, Rasulullah mengisinya dengan amal ibadah. Bahkan pada penghujung Ramadan kualitas ibadah Rasulullah semakin tinggi. “Berbeda dengan kita. Semakin mendekati selesai Ramadan, semakin berkurang kadar ibadah,” kata dia.
Olehnya imbau Abdul Manaf, janganlah sia-siakan kesempatan ini. Tingkatkan amal ibadah selama bulan Ramadan. Karena tidak ada garansi atau jaminan, kita masih dipertemukan dengan bulan penuh maqfirah tersebut dimasa mendatang. “Jangan sampai kita masuk dalam golongan manusia yang penuh dengan penyesalan, lantaran tidak memanfaatkan sebaik mungkin bulan Ramadan,” ucapnya. (yan)

About uman