Home » Berita Utama » Kepala Pecah, Pengendara Tewas di Tempat
Kepala Pecah, Pengendara Tewas di Tempat
Kondisi sepeda motor Yamaha Vixion milik Jumiran (40) korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas di kecamatan Moilong, Sabtu (4/6) pekan lalu.

Kepala Pecah, Pengendara Tewas di Tempat

MOILONG-Kecelakaan maut kembali terjadi di dataran Toili, tepatnya di kilo 6 kecamatan Moilong, Sabtu (4/6) sekira pukul 08.00 wita pekan lalu. Kecelakaan yang melibatkan sebuah kendaraan roda dua jenis Yamaha Vixion dengan dua mobil dump truk di kawasan hutan lindung itu mengakibatkan Jumiran (40), warga desa Tirta Kencana, kecamatan Toili tewas dengan kondisi parah.
Informasi yang berhasil dihimpun Luwuk Post menyebutkan kecelakaan maut itu terjadi saat Jumiran yang menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion tanpa TNKB hendak mendahului dua dump truk di Jalan Trans Sulawesi, dari Toili menuju Batui.
Saat korban berhasil menyalip dump truk dengan nomor polisi DN 8759 RN yang dikemudikan Rahmat Hidayat (36), warga desa Sidomakmur kecamatan Moilong, tiba-tiba Ia kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang dump truk di depannya yang dikemudikan Iwan, warga Gori-gori kecamatan Batui Selatan. Sesaat setelah menabrak dump truk dengan nomor polisi DN 9258 CD itu, korban kemudian terjatuh. Kejadian yang begitu cepat itu membuat Rahmat Hidayat yang mengendarai dump truk merah tidak bisa menghindar. Rahmat mengaku sudah mengerem, bahkan menarik tuas rem tangan, tapi upaya itu sia-sia. Tabrakan tak terhindarkan karena jarak yang begitu dekat, korban terlindas kendaraan besi yang dikemudikan Rahmat. Tengkorak kepalanya pecah, serta beberapa luka serius di bagian tubuh korban membuatnya tewas di tempat kejadian. Kondisi kedua kendaraan juga parah, dump truk penyok bagian depan, sementara sepeda motor Vixion remuk. Bahkan, kondisi kendaraan roda dua itu nyaris membentuk angka delapan, dengan ban belakang copot dan stir patah.
Kanit Lantas Polsek Toili, Vellix Damar mengatakan kecelakaan yang terjadi bukan faktor kesengajaan. Namun, Ia menyatakan kejadian itu diduga merupakan kelalaian Rahmat yang kini telah berstatus tersangka. Vellix juga menyebut kelalaian tidak hanya terjadi pada Rahmat, tetapi juga pengendara yang tidak memperhitungkan menyalip kendaraan di depannya. Meski begitu, proses hukum akan tetap berjalan sesuai ketentuan yang ada. Diduga atas kelalaiannya, Rahmat tetap menjalani proses hukum di Polsek Toili. “Tersangka masih dalam pemeriksaan penyidik di Polsek,” singkatnya.(tr-39)

About uman