Home » Luwuk Utara-Timur » Pemimpin itu Harus Sense Of Crisis
Pemimpin itu Harus Sense Of Crisis
Wakil Bupati Ir Herwin Yatim, memberikan arahan saat sosialisasi yang dilaksanakan oleh BKD di ruang Aula kantor Bupati, Selasa (31/5).

Pemimpin itu Harus Sense Of Crisis

LUWUK SELATAN– Wakil Bupati Banggai, Herwin Yatim, meminta kepada seluruh pemegang wilayah, baik Lurah maupun Camat agar bisa memahami lingkungan. Istilah bahasa asingnya ialah sense of crisis. Hal itu dimaksudkan agar selalu memikirkan masyarakat di wilayahnya, bukan malah memikirkan diri sendiri demi kepuasan pribadi.
“Tuntutan (kinerja) kita beda dengan kemarin. Lihat Presiden, Kementrian dan Gubernur sekarang, gayanya yang tidak masa bodoh dengan lingkungannya,” tuturnya saat memberi sambutan pada kegiatan sosialisasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Selasa (31/5).
Jika hal tersebut tidak dilakukan, kata dia, maka akan membawa musibah bagi pejabat itu sendiri. Seperti yang menimpa Camat Bunta, Rustandi Sahido, belum lama ini. “Saya dapat laporan, kalau Camat Bunta dapat teguran langsung dari Gubernur,” tambahnya.
Herwin menegaskan, jika ada ASN yang tidak mampu diberi amanat menjadi Lurah maupun Camat, sebaiknya melapor kepada atasan agar segera diganti. “Dari pada menjadi persoalan ditengah masyarakat, yang jadi beban adalah Bupati, karena wajah kami ada (terpampang) di kantor,” terangnya.
Herwin mengaku, setelah dilantik menjadi Bupati nanti, ia berjanji akan melakukan langkah tegas dengan rutin melakukan monitoring. Baik ke kelurahan maupun kecamatan untuk memastikan kinerja Lurah maupun Camat. “Kalau dulu zaman pak Yunus (mantan Bupati Banggai) punya alat komunikasi yang namanya Olben, jadi rutin kontek terus dengan camat,” pungkasnya. (ajy)

About uman