Home » Berita Utama » Ko Suntek Bakal ‘Tabrak Tembok’
Ko Suntek Bakal ‘Tabrak Tembok’
Syafrudin Husain

Ko Suntek Bakal ‘Tabrak Tembok’

LUWUK– Komisi 3 DPRD Banggai dan Direktur PT. Sinar Terang Anugerah, Sunardy Hongkiriwang alias Ko Suntek belum juga melakukan ‘gencatan senjata’. Perang argumen masih berlanjut. Kali ini giliran Komisi 3 menyerang Ko Suntek.
Anggota Komisi 3 DPRD Banggai, Syafruddin Husain yang ditemui Luwuk Post, Selasa (31/5) menyatakan, meskipun menjadi hak Ko Suntek untuk mem PTUN kan DPRD Banggai terkait rekomendasi yang dikeluarkan Komisi 3, namun Ko Suntek perlu memahami bahwa rekomendasi bukanlah surat keputusan (SK). Sebab rekomendasi sifatnya belum final. Karena itu, kata Haji Udin sapaan akrab Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Banggai ini, jika rekomendasi Komisi 3 menjadi obyek gugatan ke PTUN, maka dipastikan ditolak alias tidak diterima. “Rekomendasi itu bukanlah ranah PTUN. Berbeda ketika yang digugat adalah SK,” terang Haji Udin.
Sebelumnya, Ko Suntek menyatakan, tak akan menyerah untuk mendapatkan rekomendasi Komisi 3 yang isinya mencabut ijin perusahaannya sebagai salah satu distributor pupuk bersubsidi di Kabupaten Banggai. Ngototnya Ko Suntek, karena rekomendasi itu akan menjadi salah satu bahan dokumennya untuk mengajukan gugatan ke PTUN.
Kemarin keberangan Ko Suntek terhadap komisi yang diketuai Saripudin Tjatjo itu belum juga reda. Ia kembali mengomentari isi rekomendasi komisi yang membidangi masalah perekonomian itu.  Mestinya kata Ko Suntek, rekomendasi tersebut belum dapat dikeluarkan Komisi 3. Sebab masih ditangani eksekutif dalam hal ini tim investigasi bentukannya. “Ini kan rancu. Masa tim investigasi belum bekerja, tapi sudah mengeluarkan rekomendasi,” tanya Ko Suntek. Kalau pun tim itu harus terbentuk lanjut dia, sebagai perusahaan yang mendistribusi pupuk, harus dilibatkan. “Saya harus dilibatkan dalam tim investigasi itu, sehingga saya kumpulkan semua pengecer,” ucap Ko Suntek.
Haji Udin kembali menyanggahnya. DPRD punya kewajiban untuk mengakomodir apa yang menjadi keluhan warga. Terkait penanganan kasus pupuk, semua tahapan hearing telah dilaksanakan. Dan akhir dari semua pertemuan, maka DPRD mengeluarkan rekomendasi. “Harus ada rekomendasi yang dikeluarkan. Berbeda dengan pertemuan yang dilaksanakan di warkop. Hasilnya hanya habis dicerita,” kata Haji Udin. Terkait keinginan Ko Suntek untuk dilibatkan dalam tim investigasi, Haji Udin menyerahkannya kepada tim investigasi bentukan Pemda. “Kalau itu bukan lagi menjadi ranah kami. Silakan mendaftar ke tim investigasi,” saran dia. (yan)

About uman