Home » Berita Utama » Danrem Minta Awasi Paham Komunis
Danrem Minta Awasi Paham Komunis
Bupati Banggai M Sofhian Mile memberikan cindera mata kepada Komandan Korem 132/Tadulako Kolonel Inf. Muhammad Saleh Mustofa, dalam kegiatan ramah tamah bersama dengan tokoh masyarakat, yang dilaksanakan di rumah pribadi Bupati, jalan Gunung Lompobatang, Selasa (31/5).

Danrem Minta Awasi Paham Komunis

LUWUK-Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus waspada dan mengawasi munculnya paham komunis yang dapat mengancam kedaulatan NKRI, khususnya di Kabupaten Banggai. Hal itu diungkapkan Danrem 132/Tadulako, Kolonel Inf. Muhammad Saleh Mustofa, saat tatap muka dengan jajaran perwira dan anggota Kodim 1308 L/B, Selasa (31/5).
Menurutnya, penyebaran paham komunis bisa dilakukan melalui atribut maupun lambang. Sehingga, apabila anggota TNI mengetahui penyebaran paham tersebut segera ditindakjuti dan dilaporkan.
“Jika anggota TNI yang mengetahui penyebaran paham komunis, namun tidak melaporkan. Maka, anggota TNI tersebut akan dikenakan sanksi hukuman,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Danrem juga menyinggung tindakan oknum TNI yang melakukan pemukulan terhadap wartawan. Ia menyatakan, anggota TNI harus bisa menjaga sikap. Jangan mudah terpancing emosi, apalagi sampai main hakim sendiri. Sebab, jika itu terjadi bisa merugikan diri sendiri dan mencoreng nama baik TNI di mata masyarakat.
“Seperti kejadian yang belum lama terjadi. Tentang pemukulan wartawan. Anggota TNI harus menjaga emosi, jangan sampai terpancing. Semua persoalan bisa didiskusikan,” katanya.
Kata dia, dari kejadian itu selama tiga hari, ia terus berdialog dengan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Sulawesi Tengah untuk menyelesaikan masalah. “Kami akan tindak tegas anggota TNI yang melakukan pelanggaran kode etik,” tegas Saleh. (tr-52)

About uman