Home » Berita Utama » Tim Win Star Pastikan Pelantikan 8 Juni
Tim Win Star Pastikan Pelantikan 8 Juni
Fuad Muid

Tim Win Star Pastikan Pelantikan 8 Juni

LUWUK– Relawan Win Star (Herwin-Mustar) kembali memastikan bahwa pelantikan bupati dan wakil bupati Banggai periode 2016-2021 tidak akan bergeser, yakni tanggal 8 Juni.
Kepastian jadwal momentum bersejarah ini sengaja dipertegas Irfan Bungadjim, lantaran sebelumnya Sekkab Banggai, Syahrial Labelo mengaku secara resmi Pemda Banggai belum mendapat jadwal pelantikan, sehingga lahir persepsi agenda itu masih kabur.
Kepada Luwuk Post di kantor DPRD Banggai, Rabu (25/5) kemarin, Irfan mengatakan, pelantikan bupati dan wakil bupati Banggai terpilih hasil pilkada 2015, merupakan domain Pemprov Sulteng. Segala sesuatu yang bertalian dengan pelantikan, protokolernya berada di Pemprov Sulteng. Jika mengaitkan dengan pernyataan Sekkab Banggai, bagi Irfan dapat dimaklumi. Sebab ranahnya ada di Pemprov, sehingga Sekkab Banggai belum mendapat pemberitahuan resmi atas kesiapan itu.
“Yang pasti tidak ada yang kabur. Sebab pelantikan deal pada tanggal 8 Juni,” ujar Irfan.
Untuk memperkuat optimistis tersebut, Irfan menginformasikan, Gubernur Sulteng, Longki Djanggola melalui Biro Otda Pemprov, sudah menerima salinan surat keputusan (SK) pelantikan dari Mendagri. Dengan begitu, Irfan begitu yakin bahwa SK pelantikan Win Star sudah berada di tangan Gubernur Longki.
“Pak Sekkab nantinya akan mendapat pemberitahuan tertulis atas kesiapan pelantikan itu,” kata Irfan. Dan secara pribadi lanjut Irfan lagi, ia telah berkonsultasi dengan Gubernur Sulteng. Inti dari komunikasi itu sebut Irfan bahwa pak Longki berkapasitas sebagai Gubernur yang akan melantik Herwin Yatim dan Mustar Labolo sebagai bupati dan wakil bupati Banggai selama lima tahun kedepan.
Sementara itu, jurkam Win Star pilkada 2015, Fuad Muid menyesalkan pernyataan Syahrial. Menurut dia, mestinya Sekkab Banggai menjelaskan kepada masyarakat terkait rencana pelantikan lebih hati-hati. Sebab pernyataan sifatnya politis itu tidak menutup kemungkinan bakal melahirkan keresahan di tengah masyarakat.
“Bisa saja statemen Sekkab tersebut membuat warga resah. Utamanya pendukung di pilkada Banggai lalu,” kata Fuad. Sejatinya, Sekkab Banggai selaku panglima ASN di daerah memberi jawaban bahwa kewenangan itu adalah kewenangan provinsi. “Saya kira pernyataan itu lebih santun dan tidak membuat warga menjadi resah,” ucap mantan birokrasi Bangkep ini.
Masih kental di benak Fuad bahwa Wakil Gubernur Sulteng, H. Sudarto pernah menyampaikan saat pertemuan bersama ASN dilingkup Pemda Banggai bertempat di hotel Estrella Luwuk. Intinya, Sudarto mengabarkan pelantikan bupati dan wakil bupati Banggai berdasarkan akhir masa jabatan (AMJ), tanggal 8 Juni. “Itu pernyataan resmi pada Wagub,” kata Fuad. (yan)

About uman