Home » Metro Luwuk » “Dipakai Alhamdulillah, Tidak Dipakai tak Apa-Apa”
“Dipakai Alhamdulillah, Tidak Dipakai tak Apa-Apa”
Basri

“Dipakai Alhamdulillah, Tidak Dipakai tak Apa-Apa”

LUWUK– Protokol Pemda Banggai, Basri menepis sejumlah persepsi tak sedap yang dialamatkan padanya. Ditemui disela-sela peresmian Graha Dongkalan Rabu (25/5) kemarin, Basri juga terlihat istiqomah atas berbagai spekulasi terkait karirnya pada pemerintahan baru mendatang.
Hal yang pertama yang disanggahnya, yakni tudingan bahwa tidak meyakini terpilihnya Herwin Yatim dan Mustar Labolo sebagai bupati dan wakil bupati Banggai. Bagi Basri asumsi itu terlalu tendensius dan sangat berlebihan. Lagi pula Basri mengaku tidak pernah berkomentar sejauh itu.
“Saya tidak pernah mengeluarkan statemen seperti itu. Saya juga heran, mengapa sampa kesitu persepsi mereka,” kata Basri.
Pointer lanjutan yang ditanggapi protokol ‘senior’ Pemda Banggai ini menyangkut kalimat ‘gila jabatan’. Kata Basri pernyataan itu sama sekali tidak dialamatkan kepada Mustar Labolo. Isi komentarnya itu lebih bersifat secara umum. “Tidak ada tendensi kepada siapa. Tapi itu secara umum. Hanya saja kalangan yang menanggapi sudah mempolitisasinya,” ujar Basri.
Adalah hanya menghabiskan energy nilai Basri, ketika persoalan ini dipolemikkan. Alasan Basri karena dia hanyalah aparatur sipil negara (ASN) kelas bawah. “Apa juga untungnya mereka mengkritisi saya habis-habisan. Saya juga hanya ASN bawahan,” kata dia. Basri sepertinya tidak galau atas pernyataan bernada warning yang sebelumnya disampaikan fungsionaris PDIP Banggai, Fuad Muid terkait progress karirnya kedepan. Satu kalimat enjoy yang disampaikan Basri, “dipakai alhamdulillah, tidak dipakai tak apa-apa”.
Salah seorang staf Humas Setdakab Banggai menginformasikan, pagi kemarin Mustar Labolo telah menyapa Basri di Bandara Syukuran Aminuddin Amir. Sesaat sebelum Mustar naik pesawat menuju Kota Palu, ia berpapasan dengan Basri yang saat itu mengantar Wakil Gubernur Sulteng di bandara. Kata staf Humas itu, Mustar lebih awal menyapa Basri dan Basri pun menyambutnya.
Apakah ada pembicaraan antara keduanya, terkait polemik MC pada Musda PAN IV Banggai lalu? Staf Humas itu berujar, percakapan keduanya singkat. “Yang saya dengar Basri hanya berujar bahwa ia sedang mengantar pak Sudarto di Bandara untuk terbang ke Palu. Hanya itu kalimat yang saya dengar,” ujarnya. (yan)

About uman