Home » Berita Utama » Dale Sutomo Resmi Tersangka
Dale Sutomo Resmi Tersangka
Thoriq Mulahela

Dale Sutomo Resmi Tersangka

LUWUK-Pejabat Pembuat Komitem (PPK) Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Banggai, Dale Sutomo, resmi menyandang status tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek normalisasi sungai Lobu. Kacabjari Pagimana, Thoriq Mulahela SH, menerangkan penyidik telah mengirimkan panggilan pemeriksaan terhadap Dale Sutomo pekan ini.
“Kita sudah kirimkan surat panggilan pemeriksaan tersangka untuk hari Kamis (26/5), nanti kalau teman-teman wartawan mau liput silahkan,” kata Thoriq menjawab kelanjutan proses hukum kasus normalisasi sungai Lobu,  Selasa (24/5).
Thoriq menjelaskan proses hukum kasus yang tengah ditangani penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Luwuk di Pagimana itu terus bergulir. Hanya saja, sempat tertahan beberapa hari karena adanya inspeksi mendadak dari Kejaksaan Tinggi Palu. Ditanya mengenai kemungkinan Kadis PU, Bambang Eka Sutedy, menjadi tersangka, Thoriq hanya menjawab ringan. “Tunggu saja, ini kan prosesnya masih jalan. Ada atau tidaknya penambahan tersangka nantilah kita lihat perkembangan penyidikannya,” tegas peraih penghargaan Kacabjari terbaik se Indonesia tahun 2015 dalam penanganan kasus tipikor itu.
Alumni Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada Yogyakarta tahun 2004 ini menjelaskan pihaknya terus mengembangkan kasus yang diduga telah merugikan keuangan negara sekira Rp1,2 miliar tersebut. Jika memang dalam pengembangan terdapat potensi penambahan tersangka baru, maka hal itu akan diumumkan ke media. “Kalau ada perkembangan pastilah kita sampaikan, kita terbuka kok dalam penyidikan. Tidak ada yang tidak transparan,” tegasnya.
Pemanggilan sebagai tersangka mungkin bukan hal mengejutkan bagi PPK yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pengairan Dinas PU ini. “Menurut saya sudah selesai semua. Dan apabila nanti saya dipenjara karena itu, saya terima saja. Tapi salah saya dimana? Lebih baik saya laksanakan (hukuman penjara,red) daripada saya di akhirat ditanya lagi. Nantilah kita ketemu di pengadilan,” tuturnya, Minggu (1/5) lalu.
Dale Sutomo merupakan tersangka ke enam yang ditetapkan Penyidik Cabjari Pagimana. Sebelumnya, penyidik menetapkan Hein Mopantaw alias Ko Hein, pelaksana proyek sebagai tersangka. Kemudian  Erly Liangan dan Djibran Hamadi, keduanya adalah direktur dari dua perusahaan yang digunakan Hein Mopantaw dalam pelaksanaan proyek normalisasi sungai Lobu pada tahun 2015. Lalu, Aspar Darisa selaku PPTK Dinas PU dan Deco H Basia selaku pengawas lapangan proyek normalisasi sungai Lobu tahun anggaran 2015.(van)

About uman