Home » Metro Luwuk » Lagi, Pelayanan BRSUD Dikeluhkan
Lagi, Pelayanan BRSUD Dikeluhkan
Pelayanan di apotek BRSUD Luwuk dikeluhkan karenan adanya pungutan Rp 50 ribu. Nampak suasana pelayanan di apotek, Senin (23/5).

Lagi, Pelayanan BRSUD Dikeluhkan

LUWUK – Pelayanan BRSUD Luwuk kembali dikeluhkan. Kali ini, datang dari warga Kelurahan Luwuk, Dadang Rais. Keluhannya, mengenai pungutan sebesar Rp 50 ribu pihak apotek.
Dadang menuturkan, anaknya mulai dirawat pada Minggu (22/5). Saat itu,  kartu BPJS Kesehatan langsung diserahkan ke  apotek. Namun, pada Senin (23/5) pihaknya harus membuat surat rawat jalan, persyaratannya harus disertakan kartu BPJS Kesehatan.
Hanya saja, ketika mengambil kartu BPJS Kesehatan, petugas apotek memungut Rp 50 ribu sebagai jaminan. “Saya berikan kartu identitas, mereka (petugas di apotek, Red)tidak terima,” ujar Dadang, kemarin (24/5).
Uang itu, kata Dadang, akan dikembalikan setelah kartu BPJS Kesehatan dikembalikan. “Kemudian, alasan lain petugas apotek mengharuskan adanya jaminan, karena katanya BPJS Kesehatan belum bayar ke rumah sakit,” jelasnya.
Tak puas dengan penjelasana pihak BRSUD, Dadang pun mendatangi langsung Kepala BRSUD, Yusran Kasim. Yusran pun tak membenarkan pungutan tersebut. “Kartu identitas pun boleh. Tidak ada aturan seperti itu di BRSUD ini,” tegas Yusran.
Yusran pun langsung menginstruksikan Kepala Bidang Pelayanan BRSUD Luwuk untuk memanggil petugas apotek tersebut untuk menjelaskan keluhan Dadang tersebut. Jika memang terbukti harus diberikan teguran. “Cari petugas apotek itu kemudian perhadapkan dengan Dadang,” katanya. (ali)

About uman