Home » Metro Luwuk » Mustar Kritik Protokol Pemda Banggai
Mustar Kritik Protokol Pemda Banggai
Mustar Labolo

Mustar Kritik Protokol Pemda Banggai

LUWUK– Wakil bupati Banggai terpilih, Mustar Labolo mengkritisi protokol Pemda Banggai, Basri. Selain dituntut harus lebih belajar tentang etika dan sopan santun saat bertugas sebagai MC atau pemandu acara juga harus mampu menjaga nilai rasa sekaligus dapat menghidupkan suatu acara lebih harmoni.
Ada alasan Mustar sehingga kritikkan itu harus disampaikannya kepada Luwuk Post, tadi malam. Pada musyawarah daerah (Musda) IV DPD PAN Kabupaten Banggai yang dilaksanakan Kamis (19/5) kemarin, Basir dipercayakan sebagai MC. Namun bagi Mustar ada kesalahan fatal yang dilakukannya. Pasalnya, saat memandu acara, Basri tidak menyebutkan beberapa undangan yang hadir pada kegiatan tersebut.
“Sebagai MC harusnya Basri mengetahui siapa saja tamu yang hadir. Pada Musda PAN, sejumlah anggota DPRD Sulteng hadir, seperti Suprapto Dg. Situru, Rusli Dg. Palabi, Ronald Gulla bahkan hadir Wakil Ketua DPRD Banggai, I Putu Gumi. Basri tak menyebut nama-nama itu,” kata Mustar.
Kenapa harus disebut? Hal itu sambung Mustar sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu, terlebih lagi yang berasal dari luar Kabupaten Banggai. Sebab mereka yang hadir itu unsur penyelenggara pemerintahan. “Itu etikanya. Dan kita sebagai tuan rumah dituntut mampu menampakan kesantunan kepada mereka. Kalau kita menghormati orang bukan berarti diri kita rendah. Saat kita menghormati seorang pemulungpun yang sesungguhnya kita sudah meninggikan harkat dan martabat diri kita sendiri,” ucap Mustar. (yan)

About uman